Warung Mikro BSM Wujudkan Kesejahteraan Umat

ekonomi islamEkonomi Islam adalah sistem ekonomi yang menghindari praktek Magrib (Maysir, Gharar, dan Riba). Namun sejatinya, tujuan yang paling utama dari ekonomi Islam adalah mewujudkan kesejahteraan umat secara merata .

Peranan bank Syariah dalam mewujudkan tujuan utama tersebut sangatlah dimungkinkan. Salah satu peranan bank Syariah yang dapat dilakukan dalam mewujudkan tujuan tersebut adalah melakukan pembiayaan kepada masyarakat kecil dan pelaku UMKM.

Dalam berbagai kesempatan pertemuan dan seminar, Dirut Bank Syariah Mandiri (BSM) Yuslam Fauzi mengungkapkan bahwa bank-bank syariah seharusnya dalam memberikan pembiayaan lebih fokus tehadap pembiayaan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Dengan memberikan pembiayaan ke UMKM, bank syariah telah berjuang untuk mewujudkan pembangunan ekonomi umat.

BSM sendiri memiliki produk pembiayaan nasabah mikronya yang bernama “Warung Mikro”. Dengan produk ini nasabah dapat melakukan pinjaman dana untuk investasi, modal kerja dan pengembangan usaha secara syariah.

Persyaratan yang mudah, proses pembiayaan cepat, dan angsuran ringan serta tetap hingga jatuh tempo adalah nilai plus dari produk Warung Mikro ini.

Warung Mikro sendiri menawarkan tiga jenis produk yakni, Pembiayaan Usaha Mikro Tunas (non agunan) dengan nilai kredit Rp 2 juta hingga Rp 10 juta, Pembiayaan Usaha Mikro Madya dengan nilai Rp diatas Rp 10 juta hingga Rp 50 juta, dan Pembiayaan Usaha Mikro Utama dengan nilai diatas Rp 50 juta hingga Rp 100 juta.

BSM telah melakukan pembiayaan terhadap UMKM sebesar 66,4 persen lebih besar dibandingkan pembiayan terhadap corporate yang hanya sebasar 33,6 persen. Hal ini membuktikan bahwa BSM konsen terhadap pengembangan UMKM.

Diharapkan dengan fasilitas yang diberikan Warung Mikro, masyarakat kecil dan pelaku UMKM dapat tetap menjalankan roda perekonomiannya secara maksimal. Sehingga kesejahteraan umat dapat terwujud.

Sumber : PKES Interaktif

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*

Loading Facebook Comments ...