Syariah Membuat MLM Bebas Eksploitasi

Majelis Ulama Indonesia (MUI) menegaskan bisnis multi level marketing (MLM) bersifat halal sepanjang tidak bertentangan dengan syariat Islam. Selain memperkuat struktur ekonomi kaum Muslim, model bisnisnya yang mensyaratkan adanya interaksi secara langsung menjadi cara untuk memperkuat silaturahmi.

”Kaum Muslim Indonesia harus kritis sebelum memutuskan terjun ke bisnis MLM,” kata Ketua MUI, Amidhan, disela-sela penyerahan sertifikat MLM Syariah kepada K-Link Indonesia di Gedung MUI, Jakarta, Senin (21/6).

Menurut Amidhan, MLM syariah memiliki sejumlah keunggulan yang tidak dimiliki MLM konvensional, antara lain mengangkat derajat ekonomi umat lewat bisnis yang sesuai prinsip syariah. Selain itu, konsumen juga akan terjamin dalam menggunakan produk dan praktek bisnis yang halal dan thayyib.

Kehadiran bisnis MLM syariah pun, tambah dia, menjadi solusi dari banyaknya praktek penipuan berkedok MLM termasuk model bisnis riba. ”MLM syariah melarang upline memperoleh keuntungan secara pasif dari kerja keras down line. Dengan begitu, kepentingan member lebih terproteksi dari praktek penipuan berkedok MLM,” jelas Amidhan.

Ia menambahkan, MLM yang menjalankan prinsip syariah akan membuat usaha ini menjadi riil dan menyerap banyak tenaga kerja, di sektor jasa perdagangan. Esensi perdagangan yang jelas, halal, dan dinaungi oleh sistem syariah akan mengamankan MLM dari bentuk konvensional yang di masa lalunya dikenal kurang baik. Misalnya, peran yang dominan dan berkepanjangan dari hubungan tidak sehat antara upline dan downline menjadi penyebab ketiadaan keadilan pendapatan atau insentif.

Sumber : Republika.co.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Loading Facebook Comments ...