Sukuk Produk Andalan Perbankan Syariah

SukukObligasi syariah atau sukuk dinilai merupakan produk keuangan Islam yang mampu mendongkrak penguatan dunia perbankan syariah. Terlebih, apabila sukuk bisa ditawarkan melalui berbagai macam produk atraktif dan kompetitif yang bisa mengisi ruang kosong investasi yang dibutuhkan para investor.

Hal itu dikatakan Gubernur Bank Negara Malaysia, Zeti Akhtar Aziz, terkait upaya peningkatan pasar perbankan syariah secara global. Menurut Zeti, pasar sukuk global saat ini hampir menyentuh angka 130 miliar dolar AS dengan pertumbuhan rata-rata tahunan mencapai 40 persen.

“Saat ini sukuk memiliki tren perkembangan paling bagus dalam dunia perbankan Islam. Pasar sukuk berkembang di pasar internasional, memicu aliran pembiayaan dan permodalan keuangan antarbenua yang melebihi pasar keuangan domestik,” ujar Zeti dalam paparannya pada pertemuan tahunan IMF dan Bank Dunia di Washington DC, pekan lalu.

Paparan tertulis Zeti secara resmi baru dirilis di Kuala Lumpur, Malaysia, pada Rabu (13/10).
Zeti melanjutkan, pasar sukuk Malaysia juga telah menarik para investor dari luar negeri untuk berinvestasi pada produk obligasi berbasis hukum Islam tersebut.

Pada Mei tahun ini, Malaysia menawarkan sukuk senilai 1,25 miliar AS dolar kepada para investor asing. Dari penawaran sukuk tersebut, investasi yang datang mencapai enam kali lebih besar dengan investor berasal dari Asia, Timur Tengah, Eropa, dan Amerika Serikat. “Walaupun memang secara umum investasi ini masih labil dan tergantung pada kondisi pasar.”

Kendati demikian, seiring dengan agenda penguatan pasar perbankan syariah Malaysia, Zeti meyakini, sukuk berpotensi tinggi dalam menyumbang pertumbuhan ekonomi dan stabilitas keuangan global.

Dia menambahkan, keuangan syariah bisa memberikan pengaruh terhadap arus perekonomian global yang mempunyai agenda peningkatan dan penguatan kerja sama pembangunan dunia. “Keuangan Islam mampu menyerap inspirasi global dan mendukung keseimbangan pertumbuhan ekonomi dunia dalam jangka waktu yang terus-menerus,” tandas Zeti.

Sumber : Republika

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*

Loading Facebook Comments ...