Sukuk PLN Bakal Diserap Pasar

Pengamat dari Kelompok Kerja Pasar Modal Dewan Syariah Nasional, Majelis Ulama Indonesia (MUI), Gunawan Yasni, mengatakan sukuk ijarah yang akan diterbitkan oleh PLN sebesar Rp 500 miliar, kemungkinan akan diserap oleh investor di pasar. Pasalnya, sambung dia, PLN secara alamiah dan peraturan masih memonopoli listrik negara.

”Listrik itu kebutuhan pokok, jadi kebutuhan akan itu sangat tinggi, apalagi ini BUMN yang mengeluarkan. Saya pikir sukuk ini masih menjadi instrumen keuangan yang menggiurkan bagi investor,” ujarnya saat dihubungi Republika,di Jakarta, Selasa (15/6).

Meskipun, menurut dia, secara kemampuan keuangan PLN sebagai sebuah perseroan masih banyak dipertanyakan. Gunawan menjelaskan, dalam kurun beberapa bulan terakhir, korporasi yang menerbitkan sukuk ijarah juga belum ada. ”Saya pikir juga banyak investor yang menunggu-nunggu keluarnya sukuk ijarah dari PLN ini,” tuturnya.

Diungkapkannya, isu-isu terkait kenaikan tarif dasar listrik (TDL), pelayanan listrik yang masih kurang, dinilai tidak akan mempengaruhi minat investor untuk membeli sukuk ijarah tersebut. Menurutnya, penerbitan sukuk ijarah oleh PLN ini, nantinya bakal memberikan dampak positif bagi keuangan perseroan. ”Sukuk ini akan memberikan penambahan penghasilan bagi perusahaan,” pungkasnya.

Sumber : Republika.co.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*

Loading Facebook Comments ...