Sinarmas Syariah Unggulkan Akad Ijarah dalam Distribusi Pembiayaannya

Sinarmas SyariahAda yang berbeda dalam distribusi pembiayaan di Bank Sinarmas Syariah. Jika biasanya akad murabahah paling banyak diminati dalam akad pembiayaan, namun di Bank Sinarmas Syariah, akad ijarah justru yang paling banyak diminati.

Menurut Nina Nuraeni, Advisor Sinarmas Syariah, porsi akad ijarah dalam distribusi pembiayaan di Bank Sinarmas Syariah sebanyak 60% dengan jumlah pinjaman mencapai Rp219 milyar.

“Pembiayaan dengan akad ijarah terbagi dua, ada yang melalui lembaga keuangan syariah lainnya, ada yang direct langsung ke nasabah, yaitu sekitar Rp75 milyar,” ujar Nina dalam Kajian Bulanan Majalah Sharing, Senin (17/1) di Plaza Simas, Jakarta.

Sinarmas Syariah mengandalkan Linkage Program atau Channeling dalam mendistribusikan pembiayaan. Ada lima mitra yang menjadi ujung tombak Sinarmas Syariah dalam pendistribusian tersebut, yaitu MDPU Finance, SMFF Finance (Sale and Lease Back & Multijasa), SMS Finance, serta Bhakti Finance. Dua dari lima lembaga tersebut menggunakan akad ijarah dalam pembiayaannya dan berhasil mengumpulkan lebih dari Rp200 milyar selama setahun (2009–2010). Sementara, total pembiayaan Sinarmas Syariah selama 2010 mencapai Rp366 milyar.

Selain ekspansif dari segi pembiayaan, Sinarmas Syariah juga mentargetkan dapat mendirikan dua kantor cabang lagi pada 2011, yakni di Jakarta dan Surabaya. Total aset Sinarmas Syariah per Desember 2010 sebesar Rp565 milyar dan Dana Pihak Ketiga mencapai Rp199 milyar. UUS Bank Sinarmas ini juga akan lebih fokus di pembiayaan mikro dengan menempatkan divisi mikro pada struktur organisasinya.

Sumber : IBnews Eramuslim

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*

Loading Facebook Comments ...