Selesaikan Sengketa Bank Syariah, Ke Basyarnas Saja

ekonomi islamPesengketaan adalah permasalahan yang kerap dialami lembaga keuangan. Tidak terkecuali bank syariah. Persengketaan yang terjadi biasanya antara pihak bank dan pihak nasabah.
Berbagai alternatif penyelesaian dapat ditempuh oleh kedua belah pihak, bisa memalui jalur mediasi atau jalur hukum. Untuk jalur mediasi, Indonesia memiliki BASYARNAS (Badan Arbitrase Syariah Nasional) yang berwenang menyelesaikan semua permasalahan muamalat Islam secara tahkim menurut syariat Islam.

Menurut praktisi hukum Iswahjudi. A. Karim,SH.,LL.M permasalahan sengketa yang dialami bank syariah atau nasabah bank syariah lebih baik diselesaikan di Basyarnas saja. Selain biaya adminintrasinya yang lebih murah dibandingkan di pengadilan, orang-orang di dalamnya atau para mediatornya ahli dalam bidang muamalah dan mediasi dilakukan secara tertutup.
Sedangkan untuk menyelasaikan sengketa bank syariah melalui jalur hukum yaitu melalui lembaga pengadilan, menurutnya masih kurang efektif dikarenakan hakim-hakimnya masih belum terlalu paham akan muamalah. Terlebih lagi praktek sogok-menyogok masih sering dijumpai di lembaga pengadilan.

“Jika ada sengketa lebih baik ke Basyarnas saja, lebih murah, ahli, dan Insya Allah bersih bersih dari praktek sogok. Sedangkan di pengadilan hakim-hakimnya belum terlalu ahli dalam penyelesaian kasus muamalah dan belum streril masih banyak kuman-kuman,”tandasnya.

Sekedar informasi Badan Arbitrase Syariah Nasional (BASYARNAS) adalah perubahan dari nama Badan Arbitrase Muamalat Indonesia (BAMUI) yang merupakan salah satu wujud dari Arbitrase Islam yang pertama kali didirikan di Indonesia. Pendirinya diprakarsai oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI), tanggal 05 Jumadil Awal 1414 H bertepatan dengan tanggal 21 Oktober 1993.

Sumber : PKES Interaktif

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*

Loading Facebook Comments ...