Segera Hadir, 10 Bank Syariah Baru

Bank Syariah Baru
Pertumbuhan bisnis syariah di luar perbankan di Indonesia semakin baik, terbukti ada beberapa lembaga yang mendapatkan sertifikasi syariah, kata Gunawan Yasni dari Majelis Ulama Indonesia di Jakarta, Ahad.

Anggota Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (MUI) itu menyebutkan hingga sekarang ada tujuh lembaga di luar bidang keuangan yang dapat sertifikasi syariah, seperti hotel dan bisnis “multi level marketing” (MLM).

Hal itu disampaikan dalam perbincangan mengenai bisnis syariah pada “International Business and Food” (IHBF) 2010 yang sudah berlangsung selama tiga hari, sejak Jumat (23/7) dan akan ditutup pada Minggu (25/7).

Majelis Ulama Indonesia memberikan sertifikasi syariah pada suatu usaha setelah melakukan verifikasi. Pemilik usaha diundang untuk mempresentasikan usahanya dan melihat kesiapan keuangan serta keseriusan target usaha ke depan. ” Di sektor perbankan saja sudah 37 bank yang menggunakan sistem syariah, dan pada tahun ini akan hadir lagi 10 bank syariah,” ujarnya.

Pada bank syariah, setiap produk bank syariah harus melalui fatwa MUI dan dalam pengawasannya ada dewan komisaris syariah. Pangsa pasar bank syariah saat ini sudah mencapai 10 persen. Capaian dalam dua tahun tersebut, menurut dia, sudah sangat bagus daripada sebelumnya pada 2008 hanya tiga persen.

Namun, lanjut dia, pertumbuhan tersebut masih jauh dibandingkan perbankan syariah di negara lain karena di Indonesia tidak punya arahan yang baku dari pemerintah sehingga bank syariah di Tanah Air tumbuh alami.

Jika dibandingkan dengan bank konvensional, kata dia, pertumbuhan perbankan syariah cukup positif, atau tidak pernah mengalami penurunan, yaitu tidak pernah lebih rendah dari 25 persen setiap tahunnya.

Menurut dia, perbankan syariah tumbuh positif karena beberapa faktor, yaitu masyarakat Indonesia yang mayoritas muslim merupakan pangsa pasar yang besar.
“Selain itu, kesadaran masyarakat dan pelakaku usaha terhadap bisnis syariah juga semakin besar,” katanya.

Sumber : Republika.co.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*

Loading Facebook Comments ...