SAHAM

Yaitu salah satu efek yang di perdagangkan dipasar modal, dari sudut pandang fiqih, pada dasarnya saham adalah efek syraiah. Namun, saham dapat menjadi tidak syariah apabila perusahaan yang menerbitkan (emiten) tidakmemenuhi kriteria syariah, yang ditetapkan oleh dewan syariah nasional-majelis ulama indonesia (DSN-MUI) yang telah diatur dalam peraturan BAPEPAM-LK 1 tentang kriteria dan penerbitan DES. Kriteria itu yaitu :
1. tidak melakukan kegiatan usaha yang bertentangan dengan prinsip syariah
– Menyelenggarakan jasa keuangan yang menerapkan konsep ribawi, jual beli resiko yang mengandung gharar dan atau maysir
– Memproduksi, mendistribusiksn, memperdagangkan/menyediakan:
a. barang/jasa haram karena zatnya
b. Barang/jasa haram bukan karena zatnya yang ditetapkan oleh DSN – MUI
c. Barang/jasa yang bmerusak moral dan bersifat mudhorot
2. tidak melakukan perdagangan yang tidak disertai penyerahan barangatau jasa.
3. tidakmelkaukan perdagangan dengan penawaran atau permintaan palsu
4. tidak melebihi rasio-rasio keuangan sebagai berikut :
– Total hutang berbasis bunga dibagi total ekuitas > 82 %
– Total pendapatan bunga dan pendapatan non –halal lainnya dibagi total pendapatan (revenue) >10%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Loading Facebook Comments ...