Saham Emiten Syariah Bisa Dijadikan Alternatif Investasi

Pasar modal syariah memiliki potensi besar untuk berkembang. Seiring dengan tren saham syariah yang terus meningkat setiap tahunnya membuat investasi di sana pun dapat menjadi salah satu pilihan.

Head of Market Development Bursa Efek Indonesia (BEI), Irwan Abdalloh, mengatakan dari segi jumlah saham yang dikategorikan syariah terus bertambah. Pada 30 November 2007 jumlah saham syariah sebanyak 164 buah, lalu pada periode berikutnya menjadi 185 buah, dan pada 30 November 2009 berjumlah 186 saham. Berdasar data Bapepam-LK pada 27 Mei 2010 jumlah saham syariah adalah 194 buah, atau memiliki pangsa 48 persen dari total saham 401 buah di BEI.

”Saham syariah di dunia adalah salah satu favorit untuk menjadi landasan equity fund. Di Indonesia saham yang dikategorikan syariah ada 194, jadi pilihan investasi saham syariah semakin beragam,” kata Irwan dalam ‘HSBC Media Workshop tentang Produk Pasar Modal Syariah’ di Jakarta, Kamis (24/6).

Saham syariah pun dapat menjadi salah satu pilihan untuk investasi karena dari 50 saham yang memiliki kapitalisasi pasar terbesar, terdapat 22 saham syariah yang masuk kategori tersebut. Dari jumlah saham yang ada, tambahnya, frekuensi dan volume saham syariah pun pangsanya tidak pernah kurang 40 persen dari 20 saham teraktif di BEI. ”Melihat dari itu, saham syariah juga layak untuk investasi karena tersebar di berbagai sektor dan di pasar juga aktif,” jelas Irwan.

Dari segi sektor mayoritas saham syariah di BEI adalah di sektor perdagangan sebesar 26 persen. Sisanya di pertanian, properti, industri, dan sektor lain yang tak bertentangan dengan prinsip syariah.

Sumber : Republika.co.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*

Loading Facebook Comments ...