Reksa Dana

Berdasarkan fatwa DSN-MUI No. 20 / DSN-MUI/ IV/ 2001 mengenahi pedoman pelaksanaan investasi untuk reksa dana syariah dan NO.40/ DSN-MUI/ X/ 2003 mengenahi pasar modal dan pedoman umum penerapan prinsip syariah dibidang pasar modal. Definisi reksa dana syariah yaitu reksa dana yang beroperasi menurut ketentuan dan prinsip syariah islam,baik dalam bentuk akad antara pemodal sebaga pemilik harta (shahibal-mal)dengan manajer investasi, begitu pula pengelolaan dana investasi sebagai wakil shahib al-mal, maupun antar manajer investasi sebagai wakil shahib al-mall dengan pengguna investasi.

Reksa dana adalah wadah yang dipergunakan untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal untuk selanjutnya diinvestasikan dalam portofolio efek oleh manajer investasi (MI)
Keuntungan berinvestasi di reksa dana :
1. Murah
2. Sangat liquid, karena unit penyertaan dapat dijual kapan saja dan mi wajib membeli sesuai dengan nab
3. Diversifikasi secara otomatis, karena MI dengan jumlah dana yang besar dapat melakukan difersivikasi investasi dengan membeli efek yang sesuai dengan kebijakan investasi.
4. Dikelola oleh mi yang profesional
5. Transparan
6. Fleksibel
Bentuk hukum reksa dana :
1. perseroan
2. kontrak investasi kolektif
adalah kontrak antara manajer investasi dan bank kustodian yang mengikat pemegang unit pernyataan dimana manajer investasi diberi wewenang untuk mengelola portofolio investasi kolektif dan bank kustodian diberi waewenang melaksanakan penitipan kolektif.
Jenis-jenis Reksa Dana (RD) :
1. Reksa dana konvensional

  • Reksa dana pendapatan tetap
  • Reksa dana saham
  • Reksa dana pasar uang
  • Reksa dana campuran

2. Reksa dana terstruktur

  • Reksa dana terproteksi
  • Reksa dana penjaminan
  • Reksa dana indeks

3. Reksa dana KIK yang diperdagangkan di bursa ETF
4. Reksa dana syariah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Loading Facebook Comments ...