Program CSR BMI Bantu Korban Merapi

Bank Muamalat IndonesiaProgram CSR Bank Muamalat Indonesia yang dilakukan oleh anak perusahaan BMI , Baitu Mal Muamalat (BMM) terus melakukan berbagai upaya bantuan terhadap korban bencana Merapi Yogyakarta yang terjadi pada Oktober 2010 lalu. BMI telah menganggarkan dana sebesar Rp 2 miliar untuk program emergency,rehabilitasi dan recovery korban bencana Merapi. Kini total dana yang telah disalurkan untuk pemberdayaan masyarakat sekitar Merapi telah mencapai Rp 700 juta dan masih tersedia sekitar Rp 1,3 miliar. Hal tersebut dilaporkan oleh Andi Buchari selaku Direktur Compliance BMI.

“Kini total dana yang telah disalurkan untuk pemberdayaan masyarakat sekitar Merapi telah mencapai Rp 700 juta dan masih tersedia sekitar Rp 1,3 miliar. Dana tersebut digunakan antara lain untuk program tanggap darurat dan perbaikan infrastruktur seperti rumah ibadah dan sanitasi air bersih,” Andi melaporkan di sela peresmian kantor baru BMI Yogyakarta ,pekan lalu.

Selain itu anggaran yang masih tersedia juga akan difokuskan bagi aktivitas recovery dan rehabilitasi . Aktivitas tersebut diantaranya bagi program Komunitas Usaha Mikro Berbasis Masjid (KUM3 ) serta pemberian beasiswa bagi anak-anak korban bencana Merapi,tambah Andi dalam siara persnya.
BMM sebagai anak perusahaan yang telah didirikan pada tahun 2000 ini telah melaksanakan pemberdayaan masyarakat melalui program-program partisipatif dan berkelanjutan. Selain program bantuan bencana , program lain yang telah berhasil dikembangkan oleh BMM adalah ternak ayam pedaging di kecamatan Srumbung, Magelang. Dari program ini telah berhasil dipanen sekitar 7500 ekor ayam dan juga tim BMM juga pelatihan pembuatan batako di desa Kopeng, Kepuharjo, Cangkringan.

Berbagai kegiatan sosial yang dilakukan oleh BMM , tegas Andi merupakan kegiatan yang partisipatif tidak hanya memulihkan kondisi fisik tetapi juga kondisi ekonomi, social dan psikis mayarakat korban bencana Merapi.
“Kegiatan sosial yang partisipatif kami upayakan tidak hanya memulihkan kondisi fisik, namun juga kondisi ekonomi, social dan psikis masyarakat korban bencana Merapi,” turtur Andi.

Sumber : IBnews Eramuslim

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*

Loading Facebook Comments ...