Platform Teknologi Terpadu untuk Integrasi Industri Keuangan Syariah

Teknologi
Zona Ekonomi Islam -–Industri keuangan syariah Indonesia tumbuh cukup pesat dalam beberapa tahun terakhir. Namun untuk lebih mengintegrasikan seluruh pelaku keuangan syariah di tanah air diperlukan suatu platform teknologi terpadu keuangan syariah. Hal tersebut diungkapkan Ketua Umum Asosiasi Bank Syariah Seluruh Indonesia (Asbisindo), Ahmad Riawan Amin, disela-sela workshop Member Country Partnership Strategy (MCPS) IDB-Bappenas di Grand Hyatt.

Ia menuturkan banyak entitas keuangan syariah seperti bank syariah, BPRS (bank pembiayaan rakyat syariah), BMT (Baitul Maal wat Tamwil) di tanah air, tapi itu semua masih kecil dan kurang memadai. “Salah satu yang menjadi kendala adalah karena skalanya kecil, feasibility platform teknologi kurang. Oleh karena itu, saya harap ada inisiatif platform teknologi yang bisa memberi akses dan murah untuk semua entitas keuangan syariah jadi ada sentral layanan teknologi,” kata Riawan.

Untuk mewujudkan hal tersebut, lanjut dia, IDB pun dapat turut membantu mewujudkan platform tersebut atau dengan menjalin kerja sama dengan asosiasi keuangan syariah, seperti Asbisindo.
Riawan memaparkan, jika platform terbentuk, maka integrasi layanan antar lembaga keuangan syariah akan mudah. “Layanan networking ekonomi syariah akan bisa memberi akses layanan yang luas, efisien, mengangkat keuangan syariah ke daerah, tersebar dan murah,” ujar Riawan.

Di sisi lain, tambahnya, diperlukan pula pelatihan kepemimpinan keuangan syariah yang spesifik memberikan value syariah. Ia mengakui sejumlah perguruan tinggi telah membuka jurusan ekonomi Islam untuk memenuhi kebutuhan SDM keuangan syariah, namun lebih banyak membahas mengenai skim ekonomi syariah, bukan mengenai leadership.

“Kita tidak bisa mengembangkan keuangan syariah tapi pada saat bersamaan belum ada program leadership yang spesifik memberikan Islamic values. Oleh karena itu hal, saya mengusulkan pemerintah bersama IDB bisa membantu menjalankan program leadership itu,” papar Riawan.

Sumber : Republika

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Loading Facebook Comments ...