Perizinan Wakil Perusahaan Efek Direvisi

ekonomi islamBadan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK) telah menerbitkan revisi peraturan terkait Wakil Perusahaan Efek, yaitu Peraturan Nomor V.B.1 tentang Perizinan Wakil Perusahaan Efek (WPE). Revisi ini dilakukan seiring dengan semakin bertambahnya jumlah Wakil Perusahaan Efek. Demikian disampaikan Kepala Biro Transaksi dan Lembaga Efek M. Noor Rachman saat temu wartawan di Kantor Bapepam-LK di Jakarta kemarin.

Menurut Noor Rachman, jumlah izin Wakil Perantara Perusahaan Efek (WPPE) hingga tahun 2010 sebanyak 5.588. “Saat ini, 2011 sudah mencapai 5.901,” ujarnya. Sementara itu, jumlah izin Wakil Penjamin Emisi Efek (WPEE) hingga tahun 2010 adalah 1.718, dan per 31 Mei 2011 bertambah 30 izin lagi.

Lebih lanjut ia menjelaskan, latar belakang perubahan peraturan tersebut adalah untuk memenuhi kebutuhan tenaga profesional di perusahaan efek. “Selain itu, sebagai efisiensi proses perizinan WPE,” ungkapnya. Revisi tersebut juga dimaksudkan untuk mendorong lembaga pendidikan pasar modal yang kredibel dan berkualitas, sehingga dapat turut serta menyelenggarakan pendidikan yang hasil pendidikannya diakui oleh masyarakat pasar modal dan Bapepam-LK.

Noor Rachman mengemukakan, perubahan peraturan tersebut juga dilatarbelakangi oleh kesetaraan antara sertifikat dari panitia standar profesi dengan sertifikat kehlian dari Lembaga Pendidikan Pasar Modal yang diakui oleh Bapepam-LK. “Dengan demikian, akan ada kepastian hukum bagi Lembaga Pendidikan Pasar Modal dalam tatanan hukum di Pasar Modal Indonesia,” pungkasnya.

Sumber : PKES Interaktif

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*

Loading Facebook Comments ...