Perbankan Syariah Peduli Bencana

Perbankan SyariahBeragam bencana alam yang terjadi beruntun di Indonesia telah memicu solidaritas masyarakat luas. Seluruh komponen masyarakat seakan berlomba melakukan aksi sosial dan kepedulian terhadap korban bencana, tak terkecuali perbankan syariah.

Sejumlah bank umum syariah dan lembaga keuangan mikro syariah/baitul maal wa tamwil (BMT) juga berada di barisan kelompok masyarakat yang peduli terhadap korban bencana letusan Gunung Merapi, gempa dan tsunami Mentawai, dan banjir bandang Wasior.

Bank Muamalat Indonesia (BMI) melalui anak perusahannya, Baitulmaal Muamalat (BMM), telah secara langsung terjun ke lokasi bencana Mentawai dan Yogyakarta guna menyalurkan bantuan. Juru Bicara BMI, Meitra N Sari (Nino), dan Direktur Eksekutif BMM, Isnaini Mufti Aziz, pekan lalu langsung datang ke lokasi pengungsian korban bencana Merapi di dusun Lusah, Jogonalan, Klaten.

BMI menggelar layanan kesehatan gratis untuk memfasilitasi kebutuhan dasar para pengungsi. Isnaini Aziz mengatakan, melalui kegiatan Aksi Tanggap Muamalat (ATM), BMM melaksanakan program pendampingan bencana dalam tiga tahapan, yaitu tahap tanggap darurat, tahap rehabilitasi, dan tahap recovery.

Menurut Isnaini, Tim ATM sebelumnya telah menyalurkan bantuan sejak masa awal terjadinya bencana di tiga titik yaitu desa Gelagahharjo, Kepuhharjo dan Umbulharjo. Bantuan yang disalurkan berupa masker, mi instan, air mineral, dan roti serta bahan pokok lainnya. “Untuk program tanggap darurat bagi pengungsi Merapi, kami anggarkan sekitar Rp 700 juta sesuai dengan kebutuhan. Selanjutnya segera kami susun kegiatan untuk rehabilitasi dan recovery,” papar Isnaini.

Di Mentawai, Tim ATM juga mendirikan posko utama di wilayah Kecamatan Sikakap Timur dengan posko ATM tambahan berada di Dusun Pasapuat. Bantuan yang disalurkan berupa tenda darurat, kantong mayat, mie instan, beras, gula, minyak goreng, makanan kaleng, serta bahan pokok lain. “Untuk Mentawai kami alokasikan kurang lebih Rp 500 juta, sehingga total dana yang kami gelontorkan bagi pengungsi Merapi dan Mentawai kurang lebih Rp 1,2 miliar untuk tahap tanggap darurat,” terang Isnaini.

Hal serupa dilakukan Bank Syariah Mandiri (BSM). Melalui Lembaga Amil Zakat (LAZ) bentukan perusahaan, BSM menyalurkan dana kemanusian kepada korban bencana di Merapi, Mentawai, dan Wasior. “Untuk bantuan awal ke Merapi, ada Rp 150 juta dalam bentuk pasokan makanan, obat-obatan dan keperluan logistik lainnya,” ujar Direktur LAZ BSM, Alam Sani.

Alam melanjutkan, BSM tengah menyusun program bantuan yang terfokus pada kondisi pascabencana. Dengan dana zakat yang dihimpun dari perusahaan, karyawan, dan nasabah, BSM berencana membangun sekolah, rumah ibadah, dan renovasi rumah-rumah yang rusak akibat bencana. “Kita ingin ada kegiatan yang punya nilai monumental,” kata Alam.

Sumber : Republika

One comment on “Perbankan Syariah Peduli Bencana

  1. Kami sedang membantu membuat shelter / huntara untuk korban longsoran lahar dingin merapi pasca erupsi merapi. kami membutuhkan support untuk itu…apakah bisa???

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Loading Facebook Comments ...