Perbankan Syariah Masih Kekurangan SDM

Perbankan SyariahIndustri perbankan syariah terus merangkak naik dengan pangsa pasar mencapai 3,1 persen sampai akhir Oktober 2010. Bank Indonesia (BI) memperkirakan, pertumbuhan perbankan syariah akan terus berlanjut pada tahun 2011.

Namun demikian, di tengah angka-angka statistik yang menggembirakan tersebut, dunia perbankan syariah masih dibelit permasalahan klise terkait sumber daya manusia. Menurut peneliti Ikatan Ahli Ekonomi Islam (IAEI), Handi Risza Idris, sejauh ini belum ada kesinkronan antara suplai dan permintaan SDM perbankan syariah di Indonesia.

Berbagai program studi perbankan/ekonomi syariah yang kian menjamur di sejumlah sekolah tinggi atau perguruan tinggi nasional, tidak menjamin tersedianya pasokan SDM yang berkualitas terhadap industri perbankan syariah. “Antara supply and demand-nya belum klop, belum klik,” ujar Handi melalui sambungan telepon kepada Republika, Kamis (25/11).

Dia melanjutkan, penyebab mismatch SDM perbankan syariah bermula dari ketiadaan kurikulum komprehensif yang bisa menjawab kebutuhan pelaku industri perbankan syariah sekaligus kebutuhan pengembangan ilmu keuangan syariah (akademis).

Pangkal semua itu, lanjut Handi, adalah belum adanya keseriusan pemangku kewenangan, yaitu Departemen Pendidikan Nasional, Bank Indonesia, dan pelaku industri perbankan syariah, untuk menciptakan SDM-SDM berkualitas baik dan faham tentang seluk-beluk perbankan syariah.

“Masih setengah-setengah, seharusnya mereka duduk bareng dan membahas kurikulum bersama-sama untuk standar pendidikan SDM perbankan syariah,” tutur Handi.

Sumber : Republika

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*

Loading Facebook Comments ...