Perbankan Syariah Jadi Tren di Pakistan

ekonomi islamMeski baru berkontribusi delapan persen dari total perbankan nasional, keuangan syariah menjadi tren yang berkembang pesat di Pakistan. Tren tersebut mampu menarik kaum muda Pakistan untuk sukses di sektor keuangan tanpa melupakan keyakinan agamanya.

Para pengamat keuangan menilai popularitas perbankan syariah di Pakistan menunjukan adanya penolakan terhadap sistem keuangan kapitalis. Popularitas tersebut juga ikut didorong gelombang rasa religius yang kuat pada hukum syariah ekonomi dalam beberapa waktu terakhir.

Pada awal 2011 saja, simpanan masyarakat di perbankan syariah itu naik signifikan dari 3 miliar dolar AS pada akhir 2010 menjadi 4 miliar dolar AS.

”Selama puluhan tahun, bank syariah merupakan industri pinggiran. Namun, krisis keuangan global kini membawa bank syariah sebagai pusat perhatian,” kata seorang pengamat di sebuah surat kabar lokal Pakistan yang dikutip New York Times.

Si Pengamat menilai perbankan syariah telah menjadi mode dan diyakini akan terus tumbuh signifikan. Meezan Bank, misalnya, setahun terakhir ini mampu mengekspansi jaringannya dengan pembukaan 54 outlet di hampir seluruh Pakistan. Pembiayaan kendaraan dan rumah secara syariah menjadi jualan bank syariah terbesar di Pakistan.

“Bunga (riba) adalah kutukan yang harus dihilangkan dari masyarakat,” kata Irfan Zulqernain, seorang pejabat Meezan Bank. ”Kami tidak menggunakan uang untuk membuat sebagian orang kaya dan orang lain miskin.”

Dia berujar keuangan Islam membuat sistem yang menstimulus kegiatan ekonomi dan menyalurkan dana untuk dimanfaatkan masyarakat. Pada dasarnya, keuangan syariah didasarkan pada sistem sewa aset dan kemitraan. Bank diperbolehkan untuk menghasilkan keuntungan, tetapi wajib melakukannya dengan membebankan biaya tambahan daripada bunga.

Sumber : Republika

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*

Loading Facebook Comments ...