Peraturan Lembaga Keuangan Syariah Harus Disunan Sejak Dini

Keuangan Syariah
Zona Ekonomi Islam–Perkembangan industri keuangan syariah saat ini memang tumbuh pesat. Penyusunan peraturan yang menjadi landasan hukum industri non ribawi tersebut pun diperlukan sejak dini untuk mendorong bisnis keuangan syariah tanah air.

”Pertumbuhan lembaga keuangan syariah saat ini terlihat besar karena industri masih kecil. Nah mumpung industri masih kecil dan pertumbuhannya pesat, industri ini harus segera dibuat landasan hukum. Jangan menunggu industri sudah besar, ongkosnya juga nanti akan berat,” cetus Ketua Umum Ikatan Ahli Ekonomi Islam (IAEI), Mustafa Edwin Nasution, Senin (4/10).

Dengan adanya landasan hukum sejak awal, lanjutnya, pertumbuhan industri keuangan syariah akan terdorong semakin baik. Saat ini pun, lanjut dia, terdapat sejumlah studi kajian ilmiah mengenai lembaga keuangan syariah yang dapat menjadi masukan bagi penyusunan peraturan. ”Banyak mahasiswa Indonesia yang belajar ekonomi syariah di dalam dan luar negeri menghasilkan studi kajian ilmiah. Hal ini yang seyogianya dapat dimanfaatkan eksekutif dan legislatif untuk membantu menyusun peraturan keuangan syariah,” imbuh Mustafa.

Kajian studi pun, tambah dia, tak harus melalui studi banding, tapi dapat pula dilakukan melalui teleconference atau memanfaatkan jaringan internet. Dengan langkah konkrit dukungan pemerintah dan mayoritas umat muslim di Indonesia, Mustafa menuturkan negara ini memiliki peluang untuk mengembangkan model dan menjadi laboratorium industri keuangan syariah.

Saat ini baru industri perbankan syariah yang telah memiliki UU terpisah, yaitu UU No 21 tahun 2008 tentang Perbankan Syariah. Sementara untuk lembaga syariah non bank lainnya menyatu dengan peraturan lainnya. Dalam peraturan tentang lembaga keuangan syariah, menurut Mustafa, hal yang dapat dimasukkan seperti definisi kegiatan lembaga keuangan syariah, dasar transaksi dan cara transaksi, serta adanya landasan hukum jika terjadi sengketa.

Sumber : Republika

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Loading Facebook Comments ...