Pengembangan Perbankan Syariah Tak Tergantung Pemerintah

Perbankan SyariahDirektur Utama Maybank Syariah Indonesia, Baharudin Abdul Majid, di acara seminar Indonesia and the Growth of Islamic Finance yang diselenggarakan Islamic Finance News Roadshow, mengatakan dalam mengembangkan perbankan syariah, Indonesia tidak boleh terlalu fokus terhadap peran pemerintah. Menurutnya, perbankan syariah harus melakukan sejumlah inovasi agar terus tumbuh ke depan.

Ungkapan Baharudin Abdul Majid itu diungkapkan—terkait dengan pertumbuhan market perbankan syariah masih 3 persen. Cara strategis yang harus dilakukan adalah bank syariah harus beruapaya melakukan pembenahan diri terus menerus.

Baharudin Abdul Majid optimis—perkembangan bank syariah di Indonesia akan meningkat terus ditahun-tahun yang akan datang—hal ini terkait dengan segmentasi pasar yang hingga masih memiliki peluang besar.

Senada dengan Abdul Majid, Ketua Umum Asosiasia Bank Syariah Indonesia (Asbisindo) Ahmad Riawan Amin, menegaskan—sangat setuju dengan hal itu, apalagi berdirinya bank syariah di Indonesia berdasarkan niat jihad umat dalam menyelenggarakan bank tidak berbasis ribawi. Maka dari itu interaksi antar perbankan syariah perlu kesolidan sehingga permasalahan pengembangan perbankan syariah bisa terpecahkan.

Riawan sangat optimis Indonesia akan menjadi bank syariah terbesar di dunia, apalagi melihat aset perbankan syariah di Indonesia sudah mencapai Rp 100,8 triliun. Ia melihatnya sebagai eksistensi yang akan terus maju.

Sumber : PKES Interaktif

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*

Loading Facebook Comments ...