Pemerintah Terbitkan Sukuk Reguler Dua Kali Lagi

phone specs
Zona Ekonomi Islam-–Pemerintah akan kembali melakukan penerbitan sukuk reguler hingga dua kali lagi di sisa tahun ini. Selain itu pemerintah juga akan menerbitkan sukuk melalui private placement pada Oktober mendatang. “Untuk sukuk reguler mungkin dua kali lagi, sementara untuk private placement ada sukuk dana haji sekitar Rp 2 triliun nanti pada Oktober,” kata Direktur Jenderal Direktorat Pengelolaan Utang Kementerian Keuangan, Rahmat Waluyanto, Selasa (28/9).

Pihaknya pun mengharapkan akan ada lagi private placement yang dilakukan Kementerian Agama. “Diharapkan permintaan sukuk masih ada, tapi tergantung dari Kementerian Agama juga. Ini kan sifatnya sukarela dan itu sangat tergntung seberapa besar dana yang tersedia untuk diinvestasikan,” ujar Rahmat.

Ia menambahkan, saat ini permintaan terhadap surat berharga negara Indonesia, termasuk sukuk, masih banyak dan cukup prospektif. Pasalnya, lanjut dia, pertumbuhan di negara-negara lain, seperti di Amerika Serikat dan Eropa yang masih rendah juga membuat pemerintahnya masih belum berani untuk menaikkan tingkat suku bunganya. “Suku bunga rendah berarti kan yield US treasury juga rendah. Lebih baik ya cari surat berharga negara Indonesia yang yieldnya menarik dan prospek fundamental ekonominya sangat baik,” tukas Rahmat.

Hal tersebut, lanjutnya, menunjukkan bahwa surat berharga negara Indonesia, termasuk sukuk tak hanya menarik, tapi juga profil risikonya rendah karena pemerintah berhati-hati dalam mengelola utang, fiskal, dan moneter. “Beberapa kali lembaga-lembaga rating juga sudah menaikan rating Indonesia. Terakhir Jepang malah sudah investment grade,” tandas Rahmat.

Dari jumlah penerbitan sukuk pemerintah sejak 2008 hingga saat ini berjumlah Rp 45,839 triliun, terdiri dari seri IFR Rp 11,745 triliun, seri SDHI Rp 13,469 triliun, sukuk ritel Rp 13,59 triliun, dan sukuk valas 650 juta dolar AS (Rp 7,032 triliun). Adapun outstanding sukuk per 23 September adalah Rp 41,923 triliun dikarenakan sudah ada beberapa seri SDHI yang jatuh tempo pada tahun ini.

Sumber : Republika

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*

Loading Facebook Comments ...