Pelaku Asuransi Syariah Siap Sertifikasi Agen

Asuransi Syariah
JAKARTA–Pelaku asuransi syariah menyatakan kesiapannya untuk sertifikasi agen syariah saat ketentuan tersebut telah diberlakukan dan infrastruktur lisensi telah siap. Wakil Direktur Utama Asuransi Jiwa Manulife Indonesia, Nelly Husnayati, mengatakan walau saat ini sertifikasi agen asuransi syariah masih belum terlaksana, pihaknya menyatakan kesiapannya untuk mengikutsertakan agennya melakukan sertifikasi.

”Sertifikasi syariah dicanangkan seluruhnya pada 2011. Sekarang ini belum ditentukan kapan dimulai, tapi kami siap untuk comply dengan sertifikasi agen asuransi syariah,” kata Nelly di Jakarta.

Ia menambahkan agensi memang menjadi jalur distribusi inti Manulife. Unit syariah Manulife pun mengandalkan pemasarannya 100 persen melalui agensi sampai saat ini. Di awal tahun ini Manulife memiliki 4700 agen, namun sampai Agustus jumlah agen Manulife telah mencapai 5300 orang. Per Juni premi syariah Manulife tercatat Rp 3 miliar-Rp 4 miliar.

Sementara itu, //Senior Vice President Director Prudential Indonesia, William Kuan, mengatakan pihaknya terus mengikuti perkembangan sertifikasi agen asuransi syariah. ”Prudential ikut aktif dalam pembahasannya di Kementerian Keuangan dan Asosiasi Asuransi Syariah Indonesia (AASI). Jadi kapanpun pelaksanaannya kami sangat mendukung dan siap untuk itu,” katanya.

Ia menuturkan, saat ini pihaknya tidak memisahkan antara agen konvensional dan syariah. Seluruh 61 ribu agen Prudential dapat memasarkan kedua produk tersebut. Namun, lanjutnya, ada beberapa agen di sejumlah kota yang penduduk muslimnya cukup tinggi memiliki spesialisasi dalam menjual produk asuransi syariah.

William mengungkapkan setidaknya terdapat 4000-5000 orang setiap bulannya yang mengajukan diri menjadi agen Prudential Indonesia. Ia pun memastikan seluruh agen telah memiliki lisensi Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI).

Sumber : Republika

One comment on “Pelaku Asuransi Syariah Siap Sertifikasi Agen

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Loading Facebook Comments ...