Pediksi Pertumbuhan Aset Perbankan Syariah 2011

Perbankan SyariahTren pertumbuhan rata-rata perbankan syariah sebesar 25,53 persen per tahun dalam lima tahun terakhir menjadi asumsi standar untuk pencapaian aset di 2011. MC Consulting memperkirakan aset perbankan syariah berada di angka Rp 117 triliun pada 2011.

Direktur Utama MC Consulting, Wahyu Dwi Agung, mengatakan pertumbuhan aset pada tahun depan tetap terdorong dengan kondisi perekonomian yang membaik dan industri perbankan syariah yang belum memiliki tingkat relevansi tinggi dengan industri keuangan global. “Pertumbuhan juga didorong oleh aktivitas pembiayaan dan DPK serta jasa perbankan syariah yang masih didominasi oleh aktivitas perekonomian lokal atau domestik dan mulai masuknya perbankan syariah ke sektor selain perdagangan,” kata Wahyu saat pemaparan kajian Outlook Perbankan Syariah 2011 di Hotel Sofyan, Kamis (16/12).

Ia menambahkan jika bank syariah menetapkan target cukup besar, maka pembiayaan korporasi tetap tak akan bisa ditinggalkan. Wahyu mengakui selama ini perbankan syariah lekat dengan UKM, tetapi untuk mengejar volume target pembiayaan korporasi tetap harus dikejar.

“UKM penting sebagai diversifikasi yang memberikan yield agak lebar, tapi untuk perbesar volume tetap harus kejar korporasi. Salah satu strategi yang dimasuki bank syariah untuk menjadi besar di 2011 mereka akan main di komersial, retail banking dan konsumsi seperti KPR baru UKM,” kata Wahyu.

Wahyu memaparkan sektor industri manufaktur, perkebunan besar, maupun yang terkait infrastruktur harus tetap dimasuki oleh perbankan syariah supaya bisa berkompetisi dengan perbankan konvensional. Sementara, di sektor konsumsi pada tahun depan seperti pembiayaan pemilikan rumah dan kendaraan bermotor juga masih akan menjadi primadona.

Sumber : Republika

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*

Loading Facebook Comments ...