Para Imam Inginkan Pemerintah Australia Akui Perbankan Syariah

ekonomi islamPara pemimpin islam di Negeri Kanguru menginginkan agar negara mengakui praktik perbankan syariah sehingga umat muslim khususnya bisa mendapatkan pembiayaan bebas bunga karena alasan agama.Pernyataan ini diungkapkan melalui survey yang dilakukan kepada para imam Australia di tengah pelatihan Pemerintah Federal Untuk Imam membahas mengenai hukum dan nilai-nilai di Australia.

Imam Yusuf Parker dari Pusat Alhidayah di Perth mengatakan bahwa Australia harus mempertimbangkan mengakui hukum syariah yang diterapkan termasuk dalam perbankan syariah sehingga membatu muslim mempraktekkan ajaran Islam mereka secara lebih baik.

“Islam melarang penambahan atau membayar bunga sehingga menemukan pinjaman bebas bunga lagi akan membantu Muslim untuk mempraktekkan islam mereka lebih baik,”terang Imam Yusuf seperti dikutip dalam laman adelaidenow, Senin (11/7).

Sementara itu Imam Sheikh WA Burhaan Mehtar juga mengatakan masalah hukum syariah sering diangkat dan dikaitkan untuk menakuti non-Muslim sehingga melalui dialog ini akan lebih mengarah pada pemahaman yang lebih baik.

“Perbankan syariah merupakan contoh klasik , dimana Islam sangat menentang bunga yang merupakan bentuk perbudakan non-manusia,” terangnya dalam laman yang sama.

Kemudian Anggota Dewan Victoria, Nazeem Hussain mengungkapkan hambatan utama industry perbankan syariah berkembang di negara Australia adalah hambatan legal dan pajak sehingga pihaknya akan mendorong pemerintah untuk memasuki pasar ini.

“Itu pasar yang besar dan pemerintah Australia telah mengidentifikasi, (dan) kita akan mendorong Pemerintah untuk mencari cara untuk memasuki pasar itu,” katanya Nazeem Hussain.

Sumber : IBnews Eramuslim

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*

Loading Facebook Comments ...