Pacitan Potensial Dikembangkan OVOP

Menteri Koperasi dan UKMProgram One Village One Product (OVOP) melalui koperasi di Pacitan, Jawa Timur, menghasilkan batik kualitas tinggi dengan pewarna alami yang ramah lingkungan dan diminati pasar ekspor.

Menteri Koperasi dan UKM, Sjarifuddin Hasan, dalam sambutannya ketika Launching Pengembangan Produk Unggulan Batik Kabupaten Pacitan Jawa Timur di Pendopo Kabupaten Pacitan, mengatakan, pihaknya mendorong pengembangan produk batik di Pacitan Jawa Timur melalui pendekatan One Village One Product (OVOP) melalui koperasi.

“Di sini terbukti koperasi dapat menjadi kekuatan ekonomi yang besar yang dapat menyejahterakan rakyat Indonesia,” kata Menteri Sjarifuddin.

Kesuksesan Pacitan melalui OVOP koperasi tersebut mendorong Menteri untuk berharap empat tahun ke depan Pacitan akan melahirkan koperasi terbesar kedua di Indonesia setelah Kospin Jasa yang saat ini merupakan koperasi terbesar di Indonesia.

Ia bahkan memuji Pemerintah Kabupaten Pacitan yang menjadi kabupaten pertama di Indonesia yang meluncurkan program OVOP.

Menteri berjanji untuk memprioritaskan Kabupaten Pacitan untuk mendapatkan perkuatan modal melalui Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) KUMKM.

OVOP, kata Menteri, merupakan program yang berasal dari Jepang yakni Oita dengan konsep mendorong produk daerah melalui koperasi. Semua produk yang ada dituntut memiliki nilai tambah yang tinggi sehingga memiliki nilai jual yang tinggi.

“Pacitan kami nilai memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai daerah OVOP untuk batik,” katanya.

Sumber : PKES Interaktif

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*

Loading Facebook Comments ...