Omzet Gadai BSM Naik 175 Persen

Omset gadai Bank Syariah Mandiri (BSM) meningkat 175 persen pada April 2010 dari raihan di akhir tahun lalu. Per April omset gadai BSM mencapai Rp 165 miliar.

Pj Kepala Desk Pegadaian BSM, Putu Rahwidhiyasa, mengatakan penambahan outlet layanan gadai syariah turut mendorong omset gadai BSM di tahun ini. “Sampai Desember 2009 jumlah outlet gadai 38 buah dengan omset Rp 60 miliar, sekarang outlet kita sudah bertambah menjadi 73 unit dengan outstanding per April Rp 80 miliar dan omset Rp 165 miliar,” kata Putu di sela-sela Apconex 2010 di Balai Sidang Jakarta, Jumat (30/4). Hingga Maret 2010 outstanding gadai sebesar Rp 75 miliar dengan omset Rp 150 miliar. Rata-rata nasabah bertransaksi gadai syariah sebesar Rp 20 juta dengan jangka waktu selama empat bulan.

Putu menjelaskan outlet layanan gadai syariah BSM telah tersebar di hampir seluruh provinsi di Indonesia. Pada semester pertama ini, tambahnya, layanan gadai syariah akan diperluas ke Papua dan Maluku. Dengan prospek gadai yang masih cukup menjanjikan, Putu menuturkan pihaknya berencana menambah outlet gadai syariah BSM tahun ini menjadi 100 outlet.

Sementara untuk juru taksir gadai syariah, jelas Putu, pihaknya tak menemui kesulitan dalam perekrutan karena BSM mendidik sendiri calon juru taksir. “Jadi kita ambil dari SDM kita sendiri yang berminat ke gadai syariah kita latih dan didik sendiri,” papar Putu. Di setiap outlet gadai syariah terdapat dua petugas, yaitu satu pelaksana dan satu officer gadai.

sumber : republika

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Loading Facebook Comments ...