Menkeu: Pemerintah Dukung Penuh Ekonomi Syariah

ekonomi islamMenteri Keuangan Agus Martowardojo menegaskan, pemerintah memberi dukungan penuh terhadap perkembangan ekonomi syariah di Indonesia. Selain dukungan regulasi, pemerintah telah menggunakan banyak instrumen syariah dalam pembiayaan-pembiayaan negara.

”Pemerintah terus mendukung dengan berbagai macam regulasi,” kata Agus di sela pelantikan pengurus Ikatan Ahli Ekonomi Islam (IAEI) 2011-2013 di Kementerian Keuangam, Jumat (21/10). Dia mencontohkan, ekonomi syariah telah dimasukkan dalam revisi UU Perpajakan.

Menurut Agus, sistem ekonomi Islam bersifat universal karena bisa dilakukan oleh siapa pun. Artinya, kata Agus, ekonomi syariah itu tidak terbatas untuk umat Islam saja. Nilai-nilai dalam ekonomi syariah itu bisa diterapkan dalam tata kelola keuangan yang baik.

Dia menambahkan, ekonomi Islam sebenarnya telah diadopsi dalam sistem keuangan Indonesia. Contohnya dalam Pasal 33 UUD 1945 yang semangatnya sesuai dengan prinsip ekonomi syariah. “Ekonomi Islam diharapkan tidak jadi alternatif saja, tapi menjadi bagian integral dalam keungan Indonesia,” ujar Agus.

Agus menambahkan, ekonomi Islam memiliki prospek yang sangat baik untuk berkembang di Indonesia. Menurut dia, eksistensi bank-bank syariah di Indonesia semakin kuat. Bank syariah, kata Agus, lebih kuat dalam menjawab risiko ketidakpastian yang bisa melanda perbankan konvensional.

Agus mengingatkan, ekonomi syariah tidak hanya ditunjukkan oleh sektor perbankan saja, melainkan sudah banyak lembaga keuangan lain yang menggunakan prinsip syariah, seperti asuransi, pegadaian, pasar modal syariah, dan komoditas syariah yang baru saja diluncurkan beberapa pekan lalu. Hal itu menunjukkan adanya perkembangan signifikan.

Agus menilai, ekonomi syariah di Indonesia masih tertinggal dibanding negara-negara lain, khususnya Malaysia. “Itu tantangan yang harus dihadapi,” ujar dia. Agus yakin ekonomi Islam di Indonesia bisa berkembang. Hal itu ditunjukkan dengan adanya perpindahan masyarakat yang menggunakan transaksi konvensional ke syariah. Salah satu alasannya karena transaksi syariah lebih aman.

Sumber : Republika

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*

Loading Facebook Comments ...