Malaysia Tingkatkan Agresivitasnya Terhadap Bank Syariah Indonesia

bank syariahMalaysia terus meningkatkan agresivitasnya untuk membuka bank syariah di Indonesia. Terakhir, penetrasi pasar investor Malaysia ke sektor perbankan syariah nasional ditandai dengan kesuksesan konversi Maybank Syariah oleh Malayan Banking Bhd.

Pada tahun 2011 mendatang, investor Malaysia diperkirakan akan menambah lagi kepemilikan saham mereka dengan menambah modal atau mengakuisisi dua bank konvensional di Indonesia. “Proses pembicaraannya sudah jauh,” ujar Direktur Utama Karim Business Consulting, Adiwarman Karim, di sela-sela acara Lokakarya Perbankan Syariah di Bogor.

Namun karena alasan ketentuan pasar modal, Adiwarman enggan menyebutkan nama dua bank yang kini tengah menjadi target investor Malaysia untuk menjalankan bisnis bank syariah. “Nanti harga (saham)nya berubah kalau dibicarakan sekarang.”

Kendati demikian, Adiwarman menambahkan, bank yang diincar tersebut saat ini masih merupakan bank konvensional yang kekurangan modal. Bank bisa memiliki kantor pusat di Jakarta atau di luar Jakarta bahkan di luar Pulau Jawa. “Tapi sepertinya (bank) yang di luar Jakarta lebih diminati karena pengurusan administrasinya lebih sederhana,” paparnya.

Dikatakan, ketertarikan investor Malaysia terhadap dua bank konvensional domestik menambah daftar calon pemain baru dalam dunia perbankan syariah nasional di tahun 2011. Selain Malaysia, investor asing dari Timur Tengah juga sudah menyatakan ketertarikannya untuk mengincar bisnis perbankan syariah Indonesia. “Kalau dengan yang dua ini berarti ada lima yang akan masuk 2011, tapi yang dua ini sudah jauh prosesnya.”

Sumber : Republika

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Loading Facebook Comments ...