Lembaga Keuangan Syariah: Bank Syariah

Bank syariah dalah bank yang dalam aktivitasnya, baik penghimpunan dana maupun dalam rangka penyaluran dananya memberikan dan mengenakan imbalan atau dasar prinsip syariah yaitu jual beli dan bagi hasil.
Bank syariah meliputi :
· Baitul Mal Wattanwil (BMT)
BMT pada dasarnya merupaka pengembangan dari konsep ekonomi dalam islam terutama dalam bidang keuangan. Istilah BMT adalah penggabungan dari baitul mal dan baitul tanwil, baitul mal adalah lembaga keungan yang kegiatannya mengelola dana yang bersifat nirloba (social). Sumber dana di peroleh dari zakat, infaq, dan sedekah, atau sumberlain yang halal, kemudian dana tersebut disalurkan kepada mustahik, yang berhak atau untuk kebaikan. Adapun baitul tanwil adalah lembaga keungan yang kegiatannya adalah menghimpun dan menyalurkan dana masyarakat dan bersikap profit motive. Penghimlpunan dana di peroleh melalui simpanan pihak ke tiga dan penyalurannya dilakukan dalam bentuk pembiayaan / investasi, yang dijalankan berdasarkan prinsip syariat.
· Bank Mandiri Syariah
Sebagai bank umum pertama di Indonesia yang beroperasi sesuai syariah tetap bertengger dengan kukuh.
· Bank Perkreditan Rakyat Syariah
Landasan hokum BPR adalah UU NO.7 / 1992 tentang perbankan sebagaiman telah diubahn dengan UU NO.10 / 1998. Dalam UU tersebut secara tegas disebutkan bahwa BPR adalah bank yang melaksanakan kegiatan usaha secara konvensional atau berdasarkan prinsip syariah yang dalam kegiatannya tidak memberikan jasa dalam lalu lintas pembayaran. BPRS biasa diartikan sebagai lembaga keuangan sebagaimana BPR konvensional, yang operasinya menggunakan prinsip syariah. Separti pada jenis lembaga keuangan syariah, BPRS juga mengedepankan factor halal dalam menggunakan aktivitasnya. Yaitu dengan jalan tidak menerapkan praktek maghrib (maisir, gharar, riba).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*

Loading Facebook Comments ...