Kurnia Asia Ajukan Izin Asuransi Syariah

Kurnia Asia Bhd mengajukan izin asuransi syariah. Saat ini perusahaan tersebut masih menunggu jawaban dari Bank Negara Malaysia.

Director of Corporate Planning, Investor Relations Kurnia Asia, James Tee, mengatakan dalam rencana membentuk asuransi syariah tersebut pihaknya juga sempat berdiskusi dengan sejumlah rekan asal Timur Tengah. ”Kita berdiskusi dengan sejumlah pihak dari Timur Tengah untuk kemungkinan kerja sama, tapi sekarang masih terlalu awal untuk rencana itu,” kata Tee, sebagaimana dikutip laman The Star.

Kurnia Asia telah memasukkan aplikasi izin asuransi syariah sejak tahun lalu. Untuk pertumbuhan bisnis di tahun ini, Kurnia Asia membidik pertumbuhan premi bruto 8-10 persen dari sekitar 1 miliar ringgit tahun lalu. Pertumbuhan rata-rata industri adalah delapan persen. Sementara dalam hal premi neto, Kurnia saat ini memiliki pangsa 15 persen dari segmen asuransi kendaraan bermotor dan 2,8 persen di segmen non kendaraan bermotor.

Kurnia menargetkan segmen non kendaraan bermotor dapat memiliki porsi sepertiga dari bisnis Kurnia dalam 3-5 tahun mendatang. Di tahun iniu Kurnia menargetkan pertumbuhan dobel digit pada segmen tersebut. Tee menambahkan, lima belas persen dari bisnis Kurnia disumbangkan oleh segmen non kendaraan bermotor pada tahun lalu dan kontribusinya pada 2008 adalah 12 persen. ”Kecenderungannya meningkat karena itu untuk memperluas segmen ini kita lakukan melalui perluasan jalur distribusi, tenaga kerja, dan produk baru,” jelasnya.

Sumber : Republika.co.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*

Loading Facebook Comments ...