Konsep Ekonomi Syariah yang Pasti dan Jujur

ekonomi islam
Zona Ekonomi Islam–Konsep ekonomi syariah kini semakin mendunia. Negara adikuasa Amerika Serikat, kini mengadopsi prinsip ekonomi syariah usai mengalami krisis. Singapura pun bertekad mendeklarasikan diri sebagai Negara dengan sistem ekonomi Syariah terbesar di Asia Tenggara, mengalahkan Malaysia yang telah lama maju ekonomi syariahnya.

Ironis bagi negara kita, sebagai negara dengan pemeluk Islam terbesar di dunia, angka prospek ekonomi syariahnya belum mencapai 10 persen. Menurut para pakar ekonomi, satu faktor pengaruhnya adalah masalah pemahaman.

“Mereka, Negara-negara maju itu sadar akan manfaat dari sistem ekonomi syariah itu sendiri, misalnya di Amerika, meskipun tidak menyebut secara gamblang sistem ekonomi Islam, namun mereka terbuka untuk melihat dari segi manfaatnya bukan agamanya, begitu juga Negara-negara di Eropa,” ujar Zakik, Ketua bidang lembaga ekonomi non-keuangan Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Jawa Timur.

Menurut Zakik, saat ditemui di acara pelantikan pengurus Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Jawa Timur. Sedangkan di Negara kita, pemahaman tentang ekonomi syariah masih kurang. Bahkan Nisful Laila, pakar ekonomi Unair yang menjabat sebagai Bendahara I MES Jatim mengatakan bahwa ada semacam fobia pada masyarakat kita dalam menyebut Islam.

“Ketika pertama kali sistem ekonomi syariah masuk ke Indonesia penyebutan istilahnya bukan ekonomi Islam melainkan ekonomi syariah, saya rasa ada semacam fobia pada masyarakat kita dalam menyebut kata Islam,” ujar Nisful Laila.

Padahal menurut Nisful Laila, sistem ekonomi syariah merupakan sistem yang mengoreksi sistem ekonomi konvensional. Dapat dilihat dari perbedaan mendasar antara konsep ekonomi konvensional dan konsep ekonomi syari’ah. “Kalau konsep ekonomi konvensional merupakan hasil dari pemikiran manusia jadi terkadang ada semacam kelemahan dari sistem tersebut, dan ekonomi syari’ah hadir sebagai suatu sistem ekonomi yang menerapkan semua sistem Islam,” jelasnya.

Sumber : Republika

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*

Loading Facebook Comments ...