KONSEP DASAR PASAR MODAL

Untuk memahami konsep dasar pasar modal syariah, sudah sepantasnya kita harus memahami kaidah penetapan hukum Islam terlebih dahulu.
Syariah atau hukum Islam bersumber pada Al-Qur’an dan Sunnah untuk memudahkan dalam pemahaman dan pelaksanaannya, para ulama’ menafsirkan perintah-perintah dan larangan-larangan yang diatur dalam al-Qur’an dan sunnah atau lebih dikenal dengan Fiqih. Dari seluruh aspek kehidupan yang diatur dalam Al-Qur’an dan Sunnah berdasarkan hubungan manusia, fiqih mengelompokkan aspek-aspek kehidupan manusia dalam dua kelompok besar :
1. Kelompok Ibadah
Kelompok ini meliputi seluruh aspek kehidupan manusia yang dilandasi hubungan manusia dengan Allah sebagai penciptanya.
2. Kelompok Muamalah
Kelompok ini meliputi seluruh aspek kehidupan manusia yang dilandasi hubungan sesama manusia. Salah satu bentuk muamalah adalah perniagaan.
Kaidah yang digunakan dalam bermuamalah adalah semua boleh dilakuakan sepanjang tidak ada dalil yang melarangnya. Kegiatan muamalah yang dilarang adalah kegiatan spekulasi dan manipulasi yang didalamnya mengandung unsur dharar, gharar, riba, maisir, risywah, dan kedzaliman.
Dengan demikian manusia diberi kebebasan untuk menciptakan berbagai pola perniagaan sepanjang tidak bertentangan dengan syariah. Dan kegiatan pasar modal termasuk didalam kelompok muamalah, sehingga transaksi dalam pasar modal diperbolehkan sepanjang tidak ada larangan menurut syariah. Adapun transaksi yang dilarang menurut syariah adalah :
1. Penawaran palsu
2. Penjualan barang yang belum dimiliki (ba’i al-ma’dun)
3. Menyebarluaskan informasi menyesatkan atau memakai informasi orang dalam bentuk memperoleh keuntungan (insider trading)
4. Investasi pada perusahaan yang tingkat hutangnya lebih dominan dari modalnya.
5. Margin trading berbasis bunga
6. penimbunan (ihtikar)
pasar modal memiliki dua peran penting, yaitu : sebagai sumber pendanaan bagi perusahaan yang membutuhkan dana, Untuk pengembangan usahanya. Dan sebagai sarana investasi bagi para pemodal yang memiliki surplus dana.
Pasar modal, baik sebagai sumber pendanaan maupun sebagai investasi pasara modal menyediakan produk-produk yang berbasis konevensional dan berbasis syariah.
Sumber pendanaan suatu perusahaan dapat diperoleh dari internal dan eksternal. Dari internal bersumber pada laba yang diperoleh perusahaan dari kegiatan usahanya, selain itu dapat pula diperoleh dari pinjaman pemegang saham (pemilik perusahaan). Pinjaman ini dapat berbasis konvensional (bunga) atau berbasis syariah yang meninggalkan unsur bunga (riba).
Pendanaan eksternal perusahaan dapat diperoleh dari :
1. Hutang (debt) baik jangka panjang ataupun jangka pendek.
2. Setoran modal (equity)
Hutang jangka pendek dapat diperoleh dari pasar uang, yaitu sektor perbankan baik yang konvensional ataupun yang berbasis syariah. Sumber pendanaan dari hutang jangka panjang dan ekuitas dapat diperoleh dari pasar modal melalui penawaran umum. Dipasar modal perusahaan dapat melakukan penawaran umum obligasi (huhtang jangka panjang) atau penawaran umum saham (ekuitas). Penerbitan obligasi dapat dilakukan dapat dilakukan dengan basis konvensional, yaitu menerbitkan obligasi yang menggunakan sistem bunga, atau dengan berlandaskan pada basis syariah, yaitu menerbitkan obligasi syariah atau leabih dikenal dengan nama sukuk. Karakteristik dari efek obligasi, baik konvensional ataupun syariah adalah adanya jatuh tempo sehingga pada saat jatuh tempo, penerbitnya (emiten) harus mengembalikan dana kepada pemegang efek tersebut.
Selain sebagai sarana sumber pendanaan badi perusahaan, pasar modal memiliki peran sebagai sarana investasi bagi masyrakat yang memiliki surplus dana. Masyarakat sebagai investor dapat menginvestasikan dananya pada produk-produk pasar modal yaitu berupa :
1. Saham
2. Obligasi
3. Efek beragunan aser
4. Reksa dana, dan efek lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Loading Facebook Comments ...