Kesehatan Bank

Kinerja dan Kesehatan Bank

Kinerja dan Kesehatan BankKesehatan merupakan hal yang paling penting di dalam berbagai kehidupan, baik bagi manusia maupun perusahaan. Kondisi yang sehat akan meningkatkkan gairah kerja dan kemampuan kerja serta kemampuan lainya. Sama seperti halnya manusia yang harus selalu menjaga kesehatanya. Perbankan juga harus selalu dinilai kesehatanya agar tetap prima dalam melayanipara nasabahnya.Bank yang tidak sehat, bukan hanya membahayakan dirinya sendiri, akan tetapi pihak lain. Penilaian kesehatan bank sangat penting disebabkan karena bank mengelola dana masyarakat yang dipercayakan kepada bank. Masyarakat pemilik dana dapat saja menarik dana yang dimilikinya setiap saat dan bank harus sanggup mengembalikan dana yang dipakainya jika ingin tetap dipercaya oleh nasabahnya.

Untuk menilai suatu kesehatan bank dapat dilihat dari berbagai segi. Penilaian ini bertujuan apakah bank tersebut dalam kondisi yang sehat, kurang sehat, atau tidak sehat. Bagi bank yang sehat agar tetap mempertahankan kesehatanya, sedangkan bank yang sakit untuk segera mengobati penyakitnya. Bank Indonesia sebagai pengawas dan Pembina bank-bank dapat memberikan arahan atau petunjuk bagaimana bank tersebut haus dijalankan atau perlu dihentikan kegiatan operasinya.

Permasalahan yang akan kami bahas mengenai Kinerja dan Kesehatan Bank adalah sebagai berikut(kami sediakan dalam bentuk link) :

Referensi

• Kasmir, Dasar – Dasar Perbankan edisi 1 cet 3, Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada, 2004.
• Kasmir, manajemen perbankan, eds.1, Cet.3, Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada, 2002.
• Surat edaran BI no. 9/24/ DPbS/ 2007 Jakarata, tgl 30 oktober 2007 lampiran 5.
• Badrul Munir, Perencanaan Anggaran Kinerja “Memangkas Inefisiensi Anggaran Daerah”, Cetakan Pertama, Yogyakarta:Sawama Center, 2003.
• Martono dan Agus Harjito, Manajemen Keuangan, Edisi pertama, Cetakan Kedua, Ekonisia, Yogyakarta, 2002.
• Siti Amaroh, Manajemen Keuangan, Kudus : STAIN Kudus, 2008.
• Mamduh M.Hanafi, Manajemen Keuangan, Cet.Pertama, Yogyakarta: BPFE, 2004.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*

Loading Facebook Comments ...