IPB Mulai Jalankan Program Studi Ekonomi Syariah

Rektor IPB, Prof Dr Ir Herry Suhardiyanto, MS meresmikan Program Studi Ilmu Ekonomi Syariah sebagai jurusan baru pada Departemen Fakultas Ekonomi dan Manajemen, Institut Pertanian Bogor, Rabu (4/5). Peresmian itu disaksikan Guru Besar IPB, KH. Didin Hafiuddin, Direktur Utama Bank BRI Syariah, Ventje Rahardjo, Direktur Bank Syariah Mandiri, Hanawijaya, Pemimpin Redaksi Republika, Ikhwanul Kiram Mashuri dan Direktur Interntional Institure of Islamic Banking and Finance IIU Malaysia Prof Dato’ Dr Azmi Omar.

Dalam sambutannya, rektor IPB mengharapkan program studi Ilmu Ekonomi Syariah IPB mampu menopang dan mengembangkan pendidikan berbasis agama (syariah) dan kearifan budaya lokal. Kendati IPB terhitung lambat memperkenalkan program studi berbasis syariah, pihaknya bekerja keras untuk ambil bagian dalam usaha memajukan ekonomi syariah di tanah air.

“Ekonomi syariah telah berkembang pesat tak hanya sebatas negara-negara Islam, bahkan negara-negara selain Islam telah mengembangkan ekonomi syariah, sebut saja Singapura, Australia dan Inggris,” paparnya. Australia sendiri, kata Rektor, dilaporkan tengah menggodok usaha mengamandemen UU untuk menyesuaikan diri dengan ekonomi berbasis ekonomi syariah.

Sementara itu, Dekan Fakultas Ekonomi dan Manajemen IPB, Yusman Syaukat menuturkan ekonomi konvensional telah gagal memenuhi kebutuhan berbasis humitarian. “Pemenuhan kebutuhan yang ditawarkan ekonomi konvensional bersifat sophistacated bukan humitarian,” katanya.

Oleh karenanya, perkembangan syariah yang kian pesat harus diisi talenta-talenta yang memahami dan mengerti ilmu ekonomi syariah. IPB, kata dia, melihat perlu untuk membuka program studi ilmu ekonomi syariah. Apalagi minat mahasiswa IPB terhadap mata kuliah ilmu ekonomi syariah terus berkembang. Ihwal penerimaan mahasiswa tahun ajaran 2010/2011, Prodi Studi Ilmu Ekonomi syariah membuka 50 kursi yang didistribusikan pada dua proses penerimaan yakni SMPTN dan Tes Talenta Masuk IPB.

Sumber : Republika.co.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Loading Facebook Comments ...