Inkopsyah BTM Akan Buy Back BSB

BSBMeski Induk Koperasi Syariah (Inkopyah) Baitul Tamwil Muhammadiyah (BTM) baru diluncurkan pada tanggal 14 Mei dalam acara Rapat Kerja Nasional (Rakernas) di Solo Jawa Tengah, namun sudah ada keinginan dari Muhammadiyah ingin membeli kembali (buy back) 100 persen Bank Syariah Bukopin (BSB). Hal ini diungkapkan oleh Ketua Umun Majelis Ekonomi dan Kewirausahaan PP Muhammadiyah, Safrudin Anhar.

Menurutnya—didirikannya Inkopsyah BTM merupakan awal dari Muhammadiyah untuk membeli saham-saham di BSB yang saat ini mayoritas dimiliki oleh Bank Bukopin. Jika BSB itu mampu dimiliki oleh Muhammadiyah maka sangat efektif bagi Muhammadiyah dalam mengembangkan perekonomian warga Muhammadiyah.

Bagi Safrudin Anhar, sangat penting bagi Muhammadiyah memiliki perbankan sendiri apalagi Muhammadiyah memiliki banyak badan amal usaha yang tersebar diseluruh Indonesia. Disamping itu pula dengan adanya kepemilikkan perbankan sendiri maka Muhammadiyah mampu mengelola secara maksimal.

“Maka saya targetkan lima tahun BSB sudah dimiliki oleh Muhammadiyah,”ujarnya.

Secara terpisah Direktur BSB, Riyanto merasa sangat senang jika BSB dimiliki secara 100 persen saham-sahamnya dengang demikian BSB menjadi satu-satunya bank syariah milik Muhammadiyah. Menurutnya bagi bank Bukopin sebagai induk BSB dari awal telah mempersilahkan kepada Muhammadiyah jika ingin membeli kembali BSB yang dulunya adalah Bank Persyarikatan Indonesia (BPI).

“Dengan demikian akan memantapkan posisi Muhamamdiyah dalam mengembangkan perekonomian umat,”terangnya.

Sumber : PKES Interaktif

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*

Loading Facebook Comments ...