IFAAS Buka Kantor di Manama

IFAASLayanan keahlian dan pengetahuan tentang keuangan syariah di Teluk diperkuat dengan hadirnya Islamic Finance Advisory & Assurance Services (IFAAS). Lembaga konsultasi independen asal Eropa ini membuka kantor baru di Manama, Bahrain, demikian dikutip Zawya edisi Ahad (21/11).

Direktur pelaksana IFAAS, Farrukh Raza, mengatakan, “Bahrain memiliki reputasi sebagai pusat industri keuangan syariah di Teluk. Karena itu, wajar saja jika IFAAS memilih lokasinya sebagai kantor di kawasan Teluk.”

Menurut data Bahrain Economic Development Board, Bahrain menjadi salah satu pemimpin dalam industri keuangan syariah global. Negeri ini bahkan menjadi pusat terbesar di dunia bagi berkumpulnya lembaga-lembaga keuangan syariah. Saat ini ada 29 bank syariah dengan nilai total aset 16,4 miliar dolar AS, 15 perusahaan asuransi syariah, dan satu perusahaan reasuransi syariah.

IFAAS telah memiliki kantor di Inggris dan Prancis. Dengan kehadiran IFAAS di Manama, aneka perusahaan di Teluk kini memiliki akses langsung pada layanan dan kemampuan IFAAS untuk memfasilitasi transaksi antara investor Timur Tengah yang sedang mencari peluang dan perusahaan Eropa.

“Sebagai pemain tepercaya di pentas keuangan syariah Eropa, saya percaya bahwa kehadiran IFAAS secara resmi di Teluk akan menawarkan layanan berharga bagi perusahaan lokal, dalam membantu mereka membangun keuangan syariah di dalam dan luar negeri,” kata Duta Besar Inggris di Bahrain, Jamie Bowden.

Sementara itu, Mahomed Akoob, CEO of Hannover Re Takaful, mengatakan, “Kami dan banyak lembaga di sektor keuangan syariah internasional menaruh respek pada IFAAS, kehadirannya secara langsung di Teluk akan langsung diakui dan menjadi aset berharga bagi industri kawasan.”

Selama ini IFAAS berada di garis terdepan untuk pengembangan dan pertumbuhan industri keuangan syariah di Eropa. Para pendirinya adalah sosok penting di balik penciptaan citra keuangan syariah di Inggris.

Sumber : Republika

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Loading Facebook Comments ...