ESQ Training Center Peroleh Sertifikasi Syariah MUI

syariahLembaga pelatihan ESQ Training Center memperoleh sertifikat kesesuaian syariah dari Majelis Ulama Indonesia (MUI). Dengan keberadaan sertifikat tersebut maka ESQ dinyatakan sesuai syariat dan tidak mengandung unsur sesat atau menyesatkan. Menurut pimpinan ESQ, Ari Ginanjar Agustian, sertifikasi merupakan jawaban atas semua keraguan dan isu yang berkembang di masyarakat.”Selama ini ada yang berpendapat ESQ sesat maka asumsi tersebut dapat ditepis,”kata dia di Jakarta.

Ari menjelaskan, isu sesat ESQ tersebut muncul ketika Mufti Wilayah Persekutuan Malaysia mengeluarkan fatwa tentang itu. Padahal, selama 10 tahun lebih terdapat persoalan berarti di ESQ. Namun, para alumni ESQ yang jumlahnya mencapai jutaan memandang perlu memperoleh kepastian hukum dan legalitas syariah. Pasalnya, ESQ adalah penggabungan nilai-nilai luhur agama dan manajemen serta kepemimpinan.

Nilai-nilai itu, kata Ari, menegkaskan bahwasanya ESQ bergerak di bidang pembinaan dan peningkatan kualitas SDM Indonesia. Melalui penerapan tujuh budi utama, diharapkan di tahun 2020 akan tercipta bangsa yang jujur, memiliki integritas, visioner, disiplin, kerjasama, adil, dan peduli. “Ser tifikasi akan jadi landasan kuat mendorong pembangunan sdm yang berkarakter,”ungkap dia

Sekjen MUI, Ichwan Sam, mengatakan sertifikasi dikeluarkan setelah melakukan kajian seksama selama kurang lebih 6 bulan. Kajian intensif ditempuh baik melalui observasi dan mengikuti pelatihan secara langsung, wawancara, dan meniliti buku-buku yang menjadi referensi utama ESQ. Disimpulkan, bahwa ESQ bukan lembaga yang menyebarkan paham keagamaan yang sesat dan menyesatkan. “Buktinya tidak ada alumni ESQ murtad atau alamai degradasi pada akidah dan aktivitas keagaamaan,”ungkap dia.

Tetapi, kata Ichwan, ESQ merupakan lembaga pelatihan yang hendak mengangkat dan mengimplementasikan ajaran Islam sebagai sandaran. Sebab, banyak mutiara hikmah dalam Alquran atau hadis yang mendorong pembinaan pribadi yang tangguh. Konstribusi ESQ pun patut diapresiasi. Utamanya, bagi umat Islam ESQ menggambarkan Islam sebagai agama yang dekat dengan modernitas, manajemen organisasi dan kalbu. “ESQ telah membuktikan dengan baik,”kata dia

Dalam kesempatan itu pula, dikukuhkan Dewan Pengawas Syariah ESQ yang terdiri dari beberapa tokoh dan ulama nasional antara lain KH Ma’ruf Amin, Drs H M Icwan Sam, Prof Didin Hafidhuddin, Prof Utang Ranuwijaya, dan Dr Cholil Nafis. “Ke depan kita berharap tidak terjadi kesalahpahaman lagi di tengah-tengah masyarkat,” ungkap Ichwan.

Sumber : Republika

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Loading Facebook Comments ...