Efek Syariah Harus Sesuai Syariah Compliant

Bursa Efek IndonesiaBursa Efek Indonesia (BEI) dan Dewan Syariah Nasional (DSN) perlu menjaga proses pengkategorian sebuah saham (efek) ke dalam daftar efek syariah sesuai dengan karakteristik syariah Islam (syariah compliant).

Mengabaikan syariah /ompliant dalam penetapan efek syariah bisa memukul mundur para calon investor yang kini mulai menunjukkan geliat minat yang tinggi. Hal itu dikatakan Sekretaris Jenderal Ikatan Ahli Ekonomi Islam, Agustianto, terkait rencana BEI untuk meningkatkan publikasi daftar efek syariah di pasar modal.

Menurut Agustianto, ide BEI meluncurkan paket efek syariah guna memudahkan para calon investor memilih produk investasi di pasar modal merupakan langkah yang perlu didukung. Semakin banyak efek syariah yang kelihatan oleh publik, maka semakin besar potensi investasi yang bisa diserap pasar modal.

“Tapi ingat, pengkategoriannya harus tetap mengedepankan syariah compliant,” kata Agustianto kepada Republika, Kamis (21/10).

Dia menuturkan, menurut BEI, saat ini ada 198 efek berkategori syariah yang ada di pasar modal. Jumlah yang setara dengan 48 persen dari total saham yang ada di pasar modal tersebut tentu merupakan angka yang menggembirakan.

Namun di sisi lain, jumlah efek yang makin banyak tersebut tidak akan berdampak pada peningkatan investasi syariah selama tidak ada jaminan syariah compliant yang ketat.

Agustianto mencontohkan, dari 198 efek syariah tersebut, ada dua efek syariah yang diragukan lantaran bergerak dalam bidang usaha perhotelan. “Nah ini kan harus dimintai informasinya apa alasan memasukkan dua efek hotel itu ke dalam efek syariah.”

Berdasarkan keterangan BEI, lanjut Agustianto, seleksi dua saham perhotelan tersebut sudah melalui penyeleksian dari DSN. “Tapi tetap harus dikejar apa alasannya. Kok bisa lolos karena bank syariah saja tidak mau memberikan pembiayaan pada sektor perhotelan dengan alasan masih ada keraguan syariah atau tidaknya usaha ini,” kata Agustianto.

Sumber : Republika

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Loading Facebook Comments ...