Diwacanakan Pembentukan Kongres Kebangkitan Pemikir Ekonomi Islam

Diwacanakan Pembentukan Kongres Kebangkitan Pemikir Ekonomi IslamPemahaman dan perhatian terhadap ekonomi Islam sangat terbatas. Sebabnya, perlu dibangkitkan kesadaran pada umat guna memberdayakan ekonomi Islam.

“Perlu ada upya membangkitkan ekonomi Islam. Peran itu berada pada pakar dan pemikir ekonomi Islam. Selama ini, para pakar belum memberikan sumbangsihnya guna memberikan pemahaman dan dorongan kepada umat untuk memanfaatkan ekonomi Islam untuk kesejahteraan umat,” ungkap Rektor Universitas As-Syafiiyah, Tuty Alawiyah, sata berbincang dengan Republika.co.id, Rabu (19/1).

Ia mengaku prihatin pemahaman umat terhadap ekonomi Islam hanya terpaku pada perbankan saja. Padahal wakaf dan zakat juga bagian dari penggerak ekonomi Islam. “Pandangan masih sempit. Sebabnya, peranan para ahli ekonomi jadi sangat penting,” kata dia.

Menurutnya, umat Islam tanah air memiliki kesempatan untuk sejahtera secara merata. Alquran dan hadist telah memberikan petunjuk itu. Selanjutnya, adalah tugas para ahli untuk mengkaji lalu memanfaatkan untuk kepentingan umat.

Sebab itu, Tuty mengatakan, ada rencana untuk membuat semacam kongres kebangkitan pemikir ekonomi Islam. Melalui kongres ini, para pakar ekonomi Islam dapat menyebarkan pengetahuannya pada masyarakat melalui beragam bentuk, semisal buku atau pendidikan.

“Kita sudah memulainya melalui beragam diskusi, tapi dalam skala sporadis. Karenanya, perlu ada ruang berbagi dalam skala yang lebih besar, dan terarah,” kata dia.

Namun, Tuty belum bisa memastikan kapan memulai kongres ini. Yang pasti, tahapan-tahapan menuju persiapan pembentukan kongres tersebut telah dimulai. Harapannya kongres itu segera diterlaksana mengingat saat ini perekonomian dunia tengah lesu, adalah momentum yang tepat guna negara-negara Islam, utamanya Indonesia, untuk mengoptimalkan faedah ekonomi Islam.

Sumber : Republika

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*

Loading Facebook Comments ...