FestivalEkonomiSyariah09-207-150x150

Danamon Syariah Hadapi Kendala Pencatatan Akuntansi

ekonomi islamUnit usaha syariah PT Bank Danamon Indonesia Tbk mengalami kendala pencatatan akuntansi dalam penerapan pembiayaan Ijarah Muntahiyah Bit Tamlik atau dikenal dengan sewa beli.

D. Prayudha Moelyo, Kepala Unit Usaha Syariah Danamon, mengatakan perseroan belum bisa menerapkan pembiayaan Ijarah Muntahiyah Bit Tamlik (IMBT) pada tahun ini karena masih terkendala dalam pencatatan akuntansi (accounting treatment).

“Kami melihat akad IMBT baru bisa diluncurkan pada tahun depan untuk pembiayaan alat berat dan industri karena ada kendala dari accounting treatment dan kesiapan dari Danamon Syariah,” ujarnya kepada Bisnis, kemarin.

Dia menjelaskan kendala tersebut dikarenakan pada akad IMBT status barang masih menjadi aset perseroan selama cicilan masih berlangsung. “Hal tersebut tidak seperti accounting treatment pembiayaan yang lain, dimana barang merupakan aset nasabah,” ujarnya.

IMBT merupakan akad sewa yang dapat berakhir dengan kepemilikan. Akad IMBT telah dipergunakan oleh beberapa bank syariah dalam pembiayaan pemilikan barang seperti rumah dan kendaraan bermotor sebagai alternatif dari murabahah.

Berbeda dengan murabahah yang menerapkan tingkat margin yang tetap selama masa pinjaman, dengan IMBT, bank syariah dapat menerapkan floating untuk biaya sewa.

Keuntungan tersebut dapat mengurangi risiko bank syariah terhadap gejolak tingkat suku bunga di pasar uang karena dapat menaikan atau menurunkan biaya sewa. Adapun untuk murabahah, bank syariah tidak boleh mengubah tingkat margin pada pembiayaan yang masih berlangsung.

Menurut Prayudha, akad IMBT bisa menjadi strategi perseroan dalam mengenjot pembiayaan alat berat dan bersaing dengan perusahaan pembiayaan atau multifinance. Dia optimis pembiayaan alat berat hingga akhir tahun dapat mencapai Rp120 miliar dengan posisi saat ini sebesar Rp30 miliar.

Sumber : Bisnis.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*

Loading Facebook Comments ...