Salah satu upaya penting yang perlu dilakukan untuk meningkatkan market share perbankan syariah nasional adalah dengan menganalisa faktor-faktor yang mempengaruhi masyarakat dan kalangan dunia usaha untuk menabung di bank syariah. Artikel ini mencoba membahas hal tersebut dengan mengambil studi kasus salah satu bank umum syariah, yaitu BNI Syariah, dimana penelitian ini difokuskan pada produk Tabungan Syariah Plus bank tersebut di Jakarta.
(more…)
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Nasabah Penabung: Studi Kasus BNI Syariah
Menggagas Governance Audit Bank Syariah
Pelaksanaan governance audit tidak ditujukan untuk menemukan fraud (kecurangan) dalam manajemen bank syariah, tapi lebih dari itu fiingsi audit ini akan menguatkan perusahaan dalam posisi strategis dalam bisnisnya.
Sebuah diskusi menarik bertajuk “How to Balance Form and Subtance, the Role of Sharia Scholars ” diposting oleh Michael Gassner dalam website IslamicFinance.de beberapa waktu lalu. (more…)
Proyeksi Perbankan Syariah 2012
Industri keuangan syariah, khususnya perbankan syariah, terus berkembang dalam beberapa tahun terakhir. Dengan kondisi makro ekonomi yang relatif stabil, peningkatan investment grade dan pertumbuhan ekonomi yang diperkirakan masih di atas enam persen di tahun mendatang, maka prospek industri keuangan syariah pun akan semakin menjanjikan di masa-masa mendatang.
(more…)
Manajemen Risiko Bank Syariah
Pertengahan Desember ini ada dua pertemuan penting di Bahrain. Pertama, Rountable Meeting yang dilaksanakan oleh Islamic Financial Services Board bersama bank sentral Bahrain, yang membahas manajemen risiko perbankan syariah. Kedua, pertemuan Dewan Syariah International Islamic Financial Market, yang membahas mitigasi risiko perbankan syariah melalui instrument hedging yang sesuai syariah.
(more…)
Salah Takaran
Sering kita mendapati pertanyaan yang sangat mendasar tentang perbedaan antara kredit bank konvensional dengan skema pembiayaan bank syariah. Lantas para praktisi perbankan syariah mereka-reka perbedaannya untuk memuaskan pihak yang bertanya. Walaupun demikian, tetap saja pihak yang bertanya sering tidak puas terutama mengenai perbedaan antara bunga dengan margin pembiayaan jual beli. Keduanya memang hampir mirip, serupa tapi tak sama.
(more…)
Outlook Perbankan Syariah Nasional 2012
Setelah mengalami perlambatan pertumbuhan akibat terimbas krisis AS tahun 2008/2009, pertumbuhan industri perbankan syariah di Indonesia menunjukkan trend yang terus meningkat semakin pesat, dan pada akhir September 2011 pertumbuhan aset mencapai 47,8 persen (yoy) atau Rp 123,4 trilliun, tertinggi sejak tahun 2005. Pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) dan pembiayaan yang diberikan (PYD) pada waktu yang sama bahkan lebih pesat lagi, masing-masing mencapai 53 persen (yoy) atau Rp 97,8 trilliun dan 52,3 persen (yoy) atau Rp 92,8 trilliun, dengan FDR (financing to deposits ratio) 95,7 persen. Sebagai perbandingan, pertumbuhan aset perbankan konvensional pada waktu yang sama mencapai 22,2 persen (yoy), atau Rp 3371,5 trilliun, dengan LDR (loan to deposits ratio) 81,4 persen.
(more…)

