DSN-MUI Membahas Penggunaan Dana Cadangan Bank Syariah

ilustrasi 100927152951 DSN MUI Membahas Penggunaan Dana Cadangan Bank Syariah Penggunaan Dana cadangan Bank Syariah atau Profit Equalization Reserve (PER) dinilai penting untuk mendorong produk bank syariah lebih kompetitif. Saat ini Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI) akan membahas tentang fatwa penggunaan dana cadangan tersebut.

Fatwa pengunaan dana cadangan bank syariah tersebut akan mulai dibahas bulan ini. “Kita akan bahas dari segi fatwa bagaimana, apa perlu fatwa atau tidak. Bulan ini kita bahas,” ujar Ketua DSN-MUI, Ma’ruf Amien, Kamis (16/2).
(more…)

Koreksi Terhadap Produk Gadai Emas Di Bank Syariah

Selain sebagai tempat untuk menyimpan dan menyalurkan dana kepada pihak ketiga, bank syariah mempunyai banyak fungsi seperti dapat melakukan jual beli (murabahah), menerima zakat, menyalurkan zakat, bahkan sebagai tempat gadai (rahn). Tapi dalam hal ini bank syariah hanya bisa menerima emas sebagai barang yang bisa digadai. Karena emas adalah salah satu komoditas yang paling likuid. Bahkan jika melihat selama sepuluh tahun harga emas terus mengalami kenaikan yang cukup tinggi.

Karena begitu potensial, hampir semua bank syariah membuka diri menjadi tempat gadai emas. Bahkan adanya gadai emas yang dilakukan bank syariah dimanfaatkan beberapa orang untuk melakukan spekulasi. Berdasarkan berita yang dilansir oleh Bisnis Indonesia, ada nasabah gadai yang mempunyai modal 10 milyar dan bisa mendapatkan portofolio hingga 105 milyar rupiah. (more…)

BI Luncurkan Indeks Sektor Riil Sebagai Acuan Perbankan Syariah

perbankan syariah 2 BI Luncurkan Indeks Sektor Riil Sebagai Acuan Perbankan Syariah Proses pembiayaan perbankan syariah saat ini dinilai banyak kalangan tidak lebih dari bank konvensional. Dalam hal ini Bank Indonesia (BI) tentu tidak tinggal diam. Sebagai regulator, Bank Indonesia(BI) terus berusaha melakukan pembenahan terhadap hukum perbankan indonesia, terutama untuk menaungi perbankan syariah. Kalau selama ini bunga BI Rate yang jadi acuan bagi bank syariah. Dalam waktu dekat ini, Bank Indonesia (BI) akan segera meluncurkan indeks sektor riil untuk digunakan sebagai acuan pembiayaan perbankan syariah. Tujuannya adalah untuk mengoptimalisasi perbankan syariah.
(more…)

Pengaruh Guncangan Ekonomi terhadap Dual Banking System

perbankan syariah 2 Pengaruh Guncangan Ekonomi terhadap Dual Banking SystemPengaruh Guncangan Ekonomi terhadap Dual Banking Systemomposisi pangsa pasar pada perbankan berdasarkan hasil riset kuantitatif Bank Indonesia (2008) menunjukkan bahwa nasabah di Indonesia yang loyal terhadap bank syariah adalah sebesar 16,40 persen, sedangkan nasabah loyal konvensional sebesar 33,80 persen. Sisanya sebesar 49,80 persen didominasi oleh nasabah rasional, yang memilih bank berdasarkan profit yang didapat. Potensi jumlah nasabah rasional yang besar tersebut ikut berperan dalam menciptakan lingkungan kompetitif bagi industri perbankan, terutama dalam era dual banking system.
(more…)

Paradoks Pembiayaan Syariah Berakad Qardh

syariah 2 Paradoks Pembiayaan Syariah Berakad QardhMayoritas tabungan di bank syariah menggunakan akad mudharabah yang merupakan akad kemitraan dalam investasi. Sebagai investasi, tentu nasabah mengharap agar bank menyalurkan dana mereka ke berbagai jenis bisnis yang menghasilkan keuntungan, bukan untuk aktivitas sosial. Keperluan sosial dipenuhi dari alokasi dana terpisah, seperti zakat dan sadaqah. Lain halnya jika investasi tersebut ditanamkan pada bisnis yang juga memberikan banyak manfaat pada masyarakat. Yang pasti, bank syariah tidak boleh menggunakan dana tersebut untuk selain aktivitas bisnis, misal untuk bonus karyawan bank, dipinjamkan, maupun diberikan pada fakir miskin.
(more…)

Meningkatkan Kinerja Pembiayaan Bank Syariah

perbankan syariah 1 Meningkatkan Kinerja Pembiayaan Bank SyariahSalah satu pertanyaan yang sering diajukan oleh masyarakat yang menjadi nasabah pembiayaan bank syariah yakni, mengapa rate of financing yang harus mereka bayar lebih tinggi bila dibandingkan bunga kredit bank konvensional? Untuk itu, artikel ini mencoba menguraikan penyebab terjadinya kondisi tersebut, dengan mengambil studi kasus di Malaysia, yang dianggap sebagai salah satu pusat perbankan dan keuangan syariah dunia. Di negeri jiran tersebut, persoalan serupa juga menjadi sorotan masyarakat. Berdasarkan data pada Tabel 1, perbedaan antara marjin profit yang dibayarkan nasabah bank syariah, dengan bunga kredit yang dibayarkan nasabah bank konvensional, berada pada kisaran satu hingga dua persen.
(more…)

Page 3 of 98«12345»102030...Last »