BSM Tingkatkan Produk Gadai Emas

BSMBisnis gadai emas di perbankan Syariah menjadi sebuah produk yang memberikan kemudahan bagi para pelaku UMKM. Keluarnya UU dan Rekomendasi dari DSN tentang kebolehan bagi para bank Islam untuk membuka layanan gadai emas kepada masyarakat tak di sia-siakan oleh Bank Syariah Mandiri (BSM).

Andri V. Bardi kepada Desk Pegadaian BSM menuturkan, emas gadai yang dibolehkan BSM berupa emas batangan, logam mulia dan perhiasan, dengan besaran 14 – 24 karat selama jangka waktu 4 bulan dengan menggunakan akad Qord ijarah (sewa). Tarif penyewaan tergantung dari berapa besar yang di gadai, tak bisa ditentukan secara pasti karena variatif.

“Nilai pembiayaan yang dibuka BSM dimulai 500 ribu minimum, diatas 5 juta diharuskan mempunyai tabungan BSM agar mempermudah transaksi pelunasan dan administrasi. Semakin banyak di gadai maka ijarah juga makin naik dan tak terganggu dengan harga emas di pasaran,”terangnya.

Andri V. Bardi, menambahkan, pelayanan gadai emas dapat dilakukan di 400 unit cabang BSM dengan proses cepat dan dapat dilakukan secara on line.Hingga kini BSM melakukan pendekatan dengan Bank Mandiri pusat sebagai holding untuk bisa membuka pelayanan di bank tersebut.

Alasan itu dikemukakan karena, nasabah gadai emas BSM sudah mencapai 2500 nasabah. Maka pengembangan ekspansi bisnis membuka pelayanan di Bank Mandiri bisa dijadikan alternatif yang spektakuler.

Berdasarkan data kinerja bisnis BSM untuk gadai emas menjelaskan, sejak dibuka pada tahun 2009, sudah memberikan asset Rp 2,8 triliun pada tahun 2010 naik Rp 800 Miliar dari tahun 2009. Di tahun 2011 BSM mentargetkan dua kali lipat, yakni Rp 4 triliun.

Sumber : PKES Interaktif

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*

Loading Facebook Comments ...