BPRS Suriyah Lirik Peluang Pasar Mikro Semarang

PT Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) Suriyah Cilacap resmi bergabung dalam kompetisi perburuan pasar keuangan syariah di Semarang. Hal itu ditandai dengan peresmian kantor cabang BPRS Suriyah Cilacap di Kota Semarang akhir pekan lalu.

Direktur Utama BPRS Suriyah, Ahmad Mujahid, mengatakan, pembukaan kantor cabang di Kota Semarang didasari masih terbukanya pasar keuangan syariah di ibukota Provinsi Jawa Tengah tersebut. “Terutama pasar mikro, perdagangan dan industri rumah tangga,” kata Mujahid melalui sambungan telepon kepada Republika, Senin (18/10).

Dia melanjutkan, BPRS Suriyah menjadi BPRS ke empat yang hadir di Kota Semarang. Dengan potensi pasar pembiayaan mikro yang masih terbuka lebar, Mujahid berharap, BPRS Suriyah cabang Semarang bisa memberikan kontribusi aset mencapai Rp 8 miliar pada tahun pertamanya.

“Walaupun optimistis, tapi untuk tahun pertama kita targetkan perolehan aset yang moderat dulu, yaitu Rp 8 miliar. Nanti tahun kedua baru kita tingkatkan targetnya menjadi Rp 15 miliar,” papar Mujahid.

Dikatakan, bermodal awal Rp 1 miliar, aset BPRS Suriyah yang berdiri pada 1 April 2005 kini sudah mencapai Rp 25 miliar. Dengan pendekatan emosional dan perekrutan nasabah melalui jalur tokoh-tokoh masyarakat di Cilacap, BPRS Suriyah menjelma menjadi lembaga keuangan mikro syariah yang mampu menggelontorkan pembiayaan sebesar Rp 18,6 miliar sampai saat ini.

Adapun dana pihak ketiga yang berhasil dihimpun selama lima tahun beroperasi mencapai Rp 25 miliar dengan dana kemitraan sebesar Rp 7 miliar. Mujahid menjelaskan, pasar BPRS Suriyah umumnya bergerak di bidang perdagangan masyarakat kecil. Menyusul bisnis industri rumah tangga, kerajinan rakyat, dan industri menengah. “Pasar kami di bidang perdagangan rakyat sebesar 60 persen, industri kecil 10 persen, sisanya kerajinan rakyat, industri menengah, dan lain-lain.”

Mujahid melanjutkan, pembukaan kantor cabang di Semarang diharapkan dapat mempercepat pertumbuhan bank, baik dari sisi penghimpunan dana maupun dalam penyaluran pembiayaan. Saat ini, BPRS Suriyah telah mempunyai empat jaringan kantor kas dan satu kantor cabang. “Dengan yang semarang, semuanya jadi enam,” tandas Mujahid.

Sumber : Republika

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*

Loading Facebook Comments ...