BMT di Kalteng Bentuk Puskopsyah

ekonomi islamSebanyak 25 Baitul Mal wat Tamwil yang ada di Provinsi Kalimantan Tengah sepakat membentuk Pusat Koperasi Syariah (Puskopsyah). Direktur Eksekutif Pusat Inkubasi Bisnis Usaha Kecil (Pinbuk), Aslichan Burhan, mengatakan, pembentukan Puskopsyah bertujuan untuk memfasilitasi pembiayaan BMT-BMT yang ada di Kalteng.

Pembentukan Puskopsyah ini terwujud setelah BMT di Kalimantan Tengah menggelar pelatihan selama tiga hari. Dengan pembentukan Puskopsyah ini, diharapkan sisi permodalan BMT di Kalteng akan semakin kuat dan terus meningkatkan usaha mereka dalam rangka pemberdayaan ekonomi masyarakat kecil. Sejauh ini, lanjut Aslichan, di satu kota dan 13 kabupaten yang ada di Kalteng, baru ada 25 unit BMT yang beroperasi. Nilai aset mereka beragam, ada yang mencapai miliaran, namun ada juga yang masih ratusan juta rupiah.

“Pinbuk melihat potensi pengembangan BMT di Kalteng sangat besar. Mudah-mudahan dengan pembentukan Puskopsyah akan makin banyak BMT yang terbentuk dan BMT yang sudah ada semakin kuat,” kata Aslichan kepada Republika.

Dikatakan, harapannya dalam tahun-tahun mendatang akan bertumbuhan BMT-BMT di masing-masing kecamatan yang ada. Pinbuk pun bersedia untuk melakukan pendampingan berupa pelatihan SDM, manajemen, dan pengembangan bisnis BMT. “Untuk pendampingan advokasi, nanti akan ada asosiasi BMT yang memberikan,” ujarnya.

Aslichan menambahkan, keberadaan Puskopsyah di Kalteng juga diharapkan mampu memfasilitasi akses permodalan BMT kepada pemda dan perbankan syariah. Selama ini, tidak adanya organisasi bersama membuat BMT-BMT yang ada di Kalteng terkesan jalan sendiri-sendiri. “Padahal, kalau ada kerja sama dan berbagi pengalaman, saya yakin BMT akan makin besar di Kalteng,” ucap Aslichan.

Di Kalteng, BMT-BMT dengan aset besar masih terkonsentrasi di Palangkaraya, Sampit, Pangkalan Bun, dan Kapuas. “Padahal, potensi pengembangan BMT di kabupaten-kabupaten lainnya masih terbuka lebar, di sinilah nanti peran Puskopsyah dalam mendorong pembentukan BMT-BMT baru,” kata Aslichan.

Sumber : Republika

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Loading Facebook Comments ...