BMI Berencana Bangun ATM Tambahan

BMIBank Muamalat Indonesia (BMI) berencana menambah sekitar 200 anjungan tunai mandiri (Auotomatic Teller Machine/ATM) pada tahun 2011. Rencana tersebut merupakan bagian dari upaya perusahaan untuk meningkatkan pelayanan kepada sekitar 2,6 juta nasabahnya.

“Ketergantungan terhadap ATM Bersama dikurangi, tapi bukan digantikan,” ujar Direktur BMI, Andi Buchari, di sela-sela acara pemaparan Laporan Keuangan BMI Triwulan III 2010, di Jakarta, Rabu (10/11).

Andi menegaskan, para nasabah tetap bisa bertransaksi dengan ATM Bersama dan ATM BCA yang selama ini menjadi mitra BMI dalam melayani transaksi keuangan melalui anjungan tunai mandiri. Penambahan ATM BMI lebih dimaksudkan untuk meningkatkan kepercayaan dan pelayanan kepada para nasabah. “Lokasinya juga dipilih pada tempat-tempat yang strategis, seperti di mal-mal dan pusat kegiatan ekonomi.”

Sampai saat ini, bank syariah yang memiliki aset mencapai Rp 17,72 triliun tersebut memiliki 172 unit ATM di seluruh Indonesia. Pada tahun 2011, setidaknya ada penambahan ATM dalam jumlah yang sama atau mencapai 200 unit lagi. “Pada tahun 2014 mendatang, kita targetkan ada seribu terminal ATM milik Muamalat yang tersebar di seluruh kota di Indonesia,” kata Andi.

Kepala Divisi Perencanaan BMI, Andri Donny, menambahkan, penambahan ATM Muamalat diharapkan dapat menekan fee transaksi yang harus dibayarkan BMI kepada ATM Bersama dan ATM BCA. Fee transaksi adalah subsidi yang diberikan bank kepada para nasabah, sehingga nasabah tidak dikenai biaya sepeserpun untuk transaksi di ATM Bersama dan ATM BCA.

“Sebagai perbandingan, tahun lalu saja fee transaksi kita sekitar Rp 66 miliar. Ini cukup menjanjikan untuk kita berikan dalam bentuk penyediaan ATM Muamalat,” katanya.

Adapun untuk pengadaan satu unit terminal ATM, Andri melanjutkan, biaya yang diperlukan sekitar Rp 100 juta. “Muamalat berharap penambahan ATM bisa meningkatkan kepercayaan dan kemudahan transaksi para nasabah,” tutur Andri.

Sumber : Republika

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*

Loading Facebook Comments ...