BII Perluas Pangsa Syariah

BIIPT Bank Internasional Indonesia Tbk (BII) memperluas jaringan BII Syariah dengan membuka kantor penyaluran kredit secara serentak di 21 kantor BII di Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.

Kepala Divisi Perbankan Syariah Chairil A Azis dalam keterangan persnya di Jakarta, Rabu mengatakan, kehadiran 21 kantor penyaluran kredit yang baru itu melengkapi keberadaan BII Syariah di Kantor Cabang Syariah (KCS) Jakarta, KCS Semarang, KCS Bandung, KCS Surabaya, KCS Banda Aceh, 47 kantor penyaluran kredit di DKI Jakarta, Jabar dan Jateng.

Kantor-kantor penyaluran kredit BII Syariah merupakan sinergi antara BII Syariah dengan kantor cabang konvensional BII dalam upaya memberikan layanan yang terintegrasi kepada nasabah melalui 308 kantor cabang BII yang tersebar di seluruh Indonesia dan telah terintegrasi secara elektronik dengan BII Syariah, katanya.

Di samping itu, lanjut dia, para nasabah dapat memanfaatkan jaringan elektronik BII seperti ATM, Cash deposit machine (CDM), phone banking serta BII Customer Care 24 jam. “Penambahan kantor penyaluran kredit membuktikan komitmen kami untuk mengembangkan perbankan syariah secara strategis, bersinergi dengan jaringan cabang dan elektronik bank konvensional kami,” kata Chairil A Azis.

Menurut dia, kantor-kantor penyaluran BII Syariah menyediakan produk penghimpunan dana syariah termasuk BII Tabungan Musafir, BII Tabungan Investasi, BII Giro B, dan BII Deposito iB.
Sedangkan jasa perbankan yang disediakan diantaranya transfer dana dan giralisasi. Ada pun untuk pembiayaan syariah antara lain mencakup pembiayaan rumah iB dan modal kerja iB, ucapnya.

“Pengembangan kantor-kantor ini telah sejalan dengan keinginan kami untuk terus meningkatkan kualitas layanan kepada nasabah yang menghendaki tersedianya layanan syariah yang prima dengan didukung oleh teknologi perbankan yang memadai, ” tambahnya.

BII Syariah berhasil menghimpun dana pihak ketiga sebesar Rp552,3 miliar dan memiliki aset sebesar Rp 1 triliun serta telah melakukan pembiayaan sebesar Rp 482 miliar per akhir September 2010.

BII Syariah juga berhasil menduduki peringkat pertama dalam service excellence pada periode 2008/20089 dan 2009/2010 untuk kategori layanan perbankan syarih menurut Market Research Indonesia (MRI).

Sumber : Republika

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*

Loading Facebook Comments ...