BI Programkan Penyelesain ‘Bajak-Membajak’ SDM Syariah

Bank Indonesia menargetkan pertumbuhan perbankan syariah 33-35 persen tahun ini dari pencapaian tahun lalu. Untuk mencapai target tersebut BI menyiapkan beberapa prioritas yang dijadikan semacam agenda bagi perbankan syariah.

Deputi Gubernur BI, Muliaman D Hadad, mengatakan agenda pertama pengembangan perbankan syariah lebih kepada SDM. “Di perbankan syariah terdengar bajak-membajak orang, BI ingin masalah SDM ini bisa selesai dengan pencanangan program yang jelas mengenai pemenuhan kebutuhan SDM sehingga bisa dilakukan dalam waktu lima tahun,” kata Muliaman usai pembukaan REI Expo 2010 di Balai Sidang Jakarta, Sabtu (1/5).

Ia melanjutkan, BI pun sudah bekerja sama dan berbicara dengan industri perbankan syariah serta instansi lain yang terkait untuk mencari jalan keluar. Sedangkan, agenda kedua adalah terkait pengembangan produk. Muliaman memaparkan yang sekarang ditawarkan perbankan syariah relatif masih sederhana, namun sebenarnya produk perbankan syariah bisa lebih kaya dari yang ada sekarang.

“Ada produk bank syariah yang istilahnya ada profit sharing tapi itu belum sampai ke kita. Mudah-mudahan dengan dukungan IT, kesiapan SDM dan organisasi di perbankan syariah nantinya jadi bisa dikembangkan secara bertahap variasi dari produk-produk perbankan syariah,” ujar Muliaman. Dengan demikian diharapkan produk bisa lebih inovatif, sehingga bisa menyediakan jasa keuangan syariah yang lengkap kepada masyarakat.

sumber : republika

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Loading Facebook Comments ...