BI Minta Bank Syariah Keluarkan Produk Kredit Tanpa Agunan

ekonomi islamBank Indonesia akan mendorong lahirnya produk pembiayaan tanpa agunan (KTA) di bank syariah. Pembiayaan tanpa agunan ini diarahkan untuk usaha mikro yang produktif.

Untuk mendorong produk tersebut, BI telah melakukan pembicaraan dengan Dewan Syariah Nasional (DSN-MUI). Salah satu pertimbangan untuk mendorong lahirnya produk pembiayaan tersebut mengingat ketiadaan agunan di usaha mikro.

“Sekarang, orang (butuh uang) untuk kerja tapi dimintai agunan bagaimana? Bank syariah concern tidak kepada mikro ini. Karena itu kita pertimbangkan, “ ujar Direktur Direktorat Perbankan Syariah BI, Mulya Effendi Siregar, Selasa (27/12).

Pembiayaan tanpa agunan di bank syariah, menurut Mulya, berbeda dengan KTA di bank konvensional. Jika KTA bank konvensional diberikan untuk pembiayaan konsumer, maka bank syariah akan diarahkan ke usaha mikro produktif.

Plafon pembiayaan tanpa agunan di bank syariah akan dibatasi. Akad pembiayaan itu dapat memakai murabahah atau mudharabah. “Kalau untuk modal kerja bisa pakai mudharabah, kalau untuk kebutuhan barang bisa pakai murabahah,” terang Mulya.

Dalam pembahasan produk pembiayaan tanpa agunan di bank syariah dengan DSN-MUI, Mulya mengatakan ada masukan untuk melakukan pilot project. Produk tersebut diminta untuk diujicoba di beberapa bank dalam jangka waktu tertentu.

“Harus ada pilot project katanya, untuk ngetes dulu. Jangan sudah dilakukan secara massal, kalau dibatalkan akan susah, “ ujar dia. Pembahasan lebih lanjut mengenai pembiayaan tanpa agunan ini akan dilanjutkan pada 2012 mendatang.

Sumber : Republika

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*

Loading Facebook Comments ...