Bapepam-LK Sempurnakan Peraturan Pasar Modal Syariah

Pasar Modal Syariah
JAKARTA–Otoritas pasar modal terus mengembangkan pasar modal syariah. Dari kurun waktu awal tahun hingga Agustus 2010, Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK) memfokuskan pada tiga kegiatan utama, yaitu pengembangan kerangka hukum, pengembangan produk, dan sosialisasi penerapan prinsip syariah di pasar modal.

Kepala Biro Standar Akuntansi dan Keterbukaan Bapepam-LK, Etty Retno Wulandari, mengatakan saat ini pihaknya terus melakukan penyusunan dan penyempurnaan beberapa peraturan, antara lain revisi Peraturan IX.A.14 tentang akad-akad yang digunakan dalam penerbitan efek syariah di pasar modal. ”Bapepam-LK juga terus berupaya mengembangkan produk syariah, di antaranya dengan menerbitkan daftar efek syariah (DES) secara periodik,” ujarnya di gedung Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta, Selasa (10/8).

Etty menuturkan, selain itu pihaknya juga tengah menyusun beberapa draft peraturan, di antaranya terkait Dewan Pengawas Syariah (DPS) serta peraturan terkait ahli syariah di pasar modal. Kemudian, penyusunan draft perarutan Pedoma Penyajian Laporan Keuangan Reksadana Syariah berbentuk Kontrak Investasi Kolektif (KIK), penyusunan draft perturan Pedoman Penyajian Laporan Keuangan Emiten yang Menerbitkan Sukuk dan revisi peraturan terkait dengan penerapan Prinsip-prinsip Syariah di Pasar Modal yaitu, Peraturan Nomor IX.A.13 tentang penerbitan efek syariah.

Seperti diketahui, papar Etty, pada tanggal 27 Mei 2010 lalu, Bapepam LK telah menerbitkan DES, di antaranya terdiri dari 11 Surat Berharga Syariah Negara (SBSN), 29 Sukuk, 50 Unit Penyertaan Reksadana Syariah dan 203 Saham yang termasuk kategori efek syariah.

Sumber : Republika.co.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Loading Facebook Comments ...