Bank Syariah Tertua di Dunia Tertarik Pasar Indonesia

Dubai Islamic BankDubai Islamic Bank (DIB) berkeingin untuk mengembangkan kerja sama dengan Bank Syariah dan menyampaikan ketertarikannya akan pasar perbankan syariah di Indonesia. “Keinginan itu disampaikan Managing Director yang juga Penasehat Dubai Islamic Bank Capital (DIB Capital), Anwar Belgaumi, saat bertemu dengan Konsul Jenderal RI Dubai, Mansyur Pangeran, di KJRI Dubai,” kata Sekretaris Pertama KJRI Dubai, Adiguna Wijaya kepada pers di London, Rabu.

Ia menyebutkan, Belgaumi kini berkunjung ke Jakarta sebagai tindak lanjut dari kunjungan sebelumnya. Konjen RI menyampaikan bahwa KJRI Dubai juga telah menerima surat dari Bank Indonesia (BI) yang memberitahukan rencana kunjungan Belgaumi ke Jakarta untuk bertemu dengan pihak BI.

Managing Director DIB Capital menginformasikan maksud kunjungan ke Jakarta itu secara lebih komprehensif untuk mengeksplorasi dan menganalisa pasar perbankan syariah di Indonesia, serta penjajakan kerjasama jasa perbankan syariah.

Ia mengatakan bahwa pihaknya juga sudah mengadakan kontak dengan pihak Asosiasi Bank Syariah Indonesia ASBISINDO serta beberapa bank swasta di Indonesia, seperti Bank Permata dan Bank Danamon.

DIB merupakan bank berbasis syariah Islam pertama di dunia yang didirikan tahun 1975 memiliki peran yang cukup besar dalam pengembangan dan penetapan standarisasi perbankan syariah Islam, tidak hanya di wilayah Teluk maupun Timur Tengah, tetapi juga di tingkat internasional.

Saat ini, tercatat aset DIB sekitar 25 miliar dollar AS dengan kantor cabang di delapan Negara, telah menjalin kerjasama dengan dunia perbankan di banyak negara dalam pengembangan sistem dan bisnis perbankan berbasis syariah.

Sementara DIB Capital didirikan tahun 2006 sebagai unit investment banking bagian dari DIB memiliki misi utama mengembangan sistem dan penyediaan jasa investasi perbankan yang Islami dengan berbasis syariah Islam bertaraf internasional.

DIB Capital juga menilai Indonesia memiliki potensi besar mengingat posisinya sebagai negara berpenduduk muslim terbanyak di dunia Konjen Mansyur mengharapkan kiranya kunjungan Managing Director DIB Capital ke Jakarta kali ini dapat ditindaklanjuti dengan hasil yang nyata dan memberikan manfaat positif bagi pengembangan pasar perbankan berbasis syariah di Indonesia.

Managing Director DIB Capital juga sependapat dengan Konjen RI dan menyatakan rasa optimis peluang pengembangan pasar perbankan syariah di Indonesia sangat menjanjikan. Melalui sistem manajemen yang tepat dan kejelian dalam pengaturan strategi pasar, diharapkan pangsa pasar perbankan syariah di Indonesia dapat tergarap dengan baik dan berkembang.

Sumber : Republika

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Loading Facebook Comments ...