Bank Muamalat Rintis Standar Kurikulum Syariah SMK

ekonomi islamFakta dilapangan saat ini menunjukan pertumbuhan industri perbankan syariah tidak sebanding dengan ketersediaan Sumber Daya Manusia yang berkualitas di bidangnya. Standar Kurikulum Pendidikan untuk perbankan syariah juga masih minim. Akhirnya Bank Muamalat Indonesia melalui anak perusahaannya di bidang Pelatihan dan SDM Perbankan Syariah menjadi pionir lahirnya stándar kurikulum bagi siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dengan mengelar Workshop berstandar Nasional Stándar Kurikulum Jurusan Perbankan Syariah. Yang dihadiri oleh perwakilan dan para guru dari 15 SMK yang telah memiliki jurusan ekonomi dan perbankan syariah.

Menurut Direktur Utama Bank muamalat Indonesia bahwa jurusan perbankan syariah di tingkat sekolah menengah perlu memiliki kurikulum yang aplikatif sehingga lulusan mampu bersaing.

“Jurusan Perbankan Syariah di tingkat sekolah menengah perlu memiliki kurikulum yang aplikatif, mantap dan konsisten sehingga lulusan program ini kompetitif dan mampu berkontribusi nyata bagi institusi keuangan syariah yang kini tersebar hingga pedesaan,”ujar Arviyan.

Dalam workshop yang bertempat di Muamalat Institute di Dana pensiun Telkom Lt 2 Jl Letjend S Parman Kav 56 Slipi Jakarta Barat ini dihadiri oleh Hadir dalam forum ini Direktur Induk Koperasi Syariah BMT Arisson Hendry, Ketua Umum Asbisindo DPW Jabodetabek Cahyo Kartiko, Direktur LPPM STEI SEBI Endang Ahmad Yani, Ketua Umum Majelis Musyawarah Guru Perbankan Syariah Yuli Rahayu dan Executive Director Muamalat Institute Ettien M.S. Indrasyah.

Arviyan juga menegaskan bahwa komitmen Muamalat Institute sebagai anak usaha Bank Muamalat untuk memfasilitasi berbagai kalangan mendalami ekonomi terus dibuktikan dengan melakukan berbagai kerjasam tidak hanya dengan perusahaan dan Universitas yang tersebar di Indonesia tetapi juga kerjasama pengembangan SDM dan kurikulum serta seminar karir perbankan syariah di sejumlah SMK se-Jabodetabek.

“Melalui Muamalat Institute (MI), Bank Muamalat siap memfasilitasi akademisi, profesional dan berbagai lapisan masyarakat untuk mendalami ekonomi dan keuangan syariah secara komprehensif, semoga keberadaan MI mampu memberi manfaat sebanyak-banyaknya bagi masyarakat,” ungkap Arviyan.

HIngga saat ini , Muamalat Institute terus menjalankan berbagai program edukasi perbankan syariah diantaranya yang terbaru adalah kerjasama dengan Universitas Indonesia dalam bentuk program perkuliahan ekonomi islam serta dengan mengoperasikan kantor kas Bank Muamalat di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia.

Kerjasama juga dilakukan dengan institusi perguruan tinggi lainnya seperti Sekolah Tinggi Ekonomi Islam (STEI) SEBI, Politeknik Negeri Jakarta, STIKUBANG Jawa Tengah yang masih berlangsung hingga saat ini.

Sumber : IBNews Eramuslim

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*

Loading Facebook Comments ...